Yogyakarta, IDN Times - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, mengkritik adanya Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di sejumlah kementerian dan lembaga. Menurut dia, banyak pihak yang memaknai status WBK hanya simbol.
"Jangan dikonotasikan kalau ada tulisan WBK, berarti di situ tidak boleh korupsi, sehingga cari tempat lain. Itu keliru!," ujar Setyo dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (9/12/2025).
Setyo pun meminta dukungan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), untuk merumuskan pemaknaan ulang WBK. Tujuannya agar lebih substansial dan menyentuh aspek integritas aparatur.
“WBK harus menjadi pengingat yang masuk ke dalam sanubari kita, bukan hanya plang yang dipasang," ujarnya.
Setyo mengingatkan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia harus dimaknai sebagai gerakan nyata, bukan sekadar acara tahunan yang seremonial. Ia mengajak semua pihak untuk menjadikan Hakordia sebafai momentum pengingat melawan korupsi.
"Pemberantasan korupsi tidak mungkin dilakukan sendiri. Kekuatan terbesar justru ada pada kolaborasi. Pemerintah Pusat dan Daerah, lembaga penegak hukum, APIP dan lembaga pengawas, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat sipil harus bergerak dalam satu arah, berdasarkan data yang sama, dan saling menguatkan," ujar Setyo.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Ketua KPK Kritik Wilayah Bebas Korupsi di Kementerian dan Lembaga

Ketua KPK Setyo Budiyanto (IDN Times/Aryodamar)
Curated For You
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
- Prabowo Kembali Tak Hadir Dalam Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia09 Dec 2025, 11:18 WIB
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
Editorial Team
EditorRochmanudin Wijaya
Related Article
Jenazah Guruh Soekarnoputra Dimakamkan di TPU Karet Bivak26 Sep 2026, 14:18 WIB
Kepala Sekolah SMPN 18 Malang Resmi Dilaporkan Polisi26 Sep 2026, 14:12 WIB
Pemkot Surabaya Larang Kegiatan Donasi Ilegal di CFD hingga Jalan Tunjungan26 Sep 2026, 14:07 WIB
DJP Jatim Lelang 69 Aset Sitaan Pajak Senilai Rp29,82 Miliar26 Sep 2026, 14:06 WIB
Transaksi QRIS Lampung Rp2,96 Triliun, BI Dorong Transformasi Digital26 Sep 2026, 14:03 WIB
Diare Akut Kalbar Naik di Tengah Kemarau, Air Bersih Jadi Sorotan26 Sep 2026, 13:45 WIB
WHO Seleksi Calon Dirjen, Menkes Budi Sadikin Masuk dalam 6 Kandidatnya26 Sep 2026, 13:32 WIB
Jenazah Guruh Soekarnoputra Diberangkatkan ke TPU Karet Bivak26 Sep 2026, 13:24 WIB
Harga Cabai dan Pangan Lainnya di Bali 26 September 202626 Sep 2026, 13:22 WIB
BMKG Ungkap Penyebab Udara Sulsel Terasa Panas hingga 45 Derajat26 Sep 2026, 13:07 WIB
Dihuni Orang Gangguan Jiwa, Rumah Nonpermanen di Balam Terbakar26 Sep 2026, 13:02 WIB
UINSA Percepat Pemilihan Rektor Sesuai PMA Nomor 6826 Sep 2026, 13:01 WIB
Dari Manado, Megawati Langsung Melayat ke Rumah Guruh Soekarnoputra26 Sep 2026, 13:00 WIB
420 Hektare Terbakar, OIKN Perketat Penertiban Tahura Bukit Soeharto26 Sep 2026, 13:00 WIB
Acungkan Sajam, Dua Pelajar di Kota Bandung Ditangkap Polisi26 Sep 2026, 12:56 WIB
Makam Guruh Soekarnoputra di TPU Karet Bivak di Samping Fatmawati26 Sep 2026, 12:52 WIB
[Wansus] Wali Kota Agustina: Merawat Semarang Lewat Ruang Pertemuan26 Sep 2026, 12:49 WIB
Pesan Haru Rano Wakili Keluarga: Cinta Mas Guruh pada Indonesia Tidak Gaduh26 Sep 2026, 12:40 WIB
SBY: Guruh Soekarnoputra Mencintai Indonesia Lewat Karya Seninya26 Sep 2026, 12:27 WIB
Solar Subsidi 2.500 Liter Diduga Ditimbun di Gudang Tanjung Bintang26 Sep 2026, 12:01 WIB