Jakarta, IDN Times - Perputaran usaha menjadi tantangan tersendiri bagi pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Bagi Rosmani Sitohang, pedagang bawang merah, tambahan modal menjadi salah satu cara untuk memperbesar skala dagangan yang telah dijalaninya selama bertahun-tahun.
Rosmani telah berjualan bawang merah sejak 2015. Dalam mengembangkan usahanya, ia mendapatkan pembiayaan modal dari Bank Jakarta sebesar Rp108 juta.
Dana tersebut digunakan untuk menambah perputaran perdagangan bawang merah. Menurut Rosmani, tambahan modal itu turut mendorong peningkatan keuntungan usahanya hingga empat kali lipat dibandingkan sebelumnya..
"Program pembiayaan pedagang pasar ini sangat membantu untuk mengembangkan usaha saya. Keuntungannya sekarang bisa sampai empat kali lipat," ujar Rosmani saat ditemui dalam acara Akad Massal Program Pembiayaan Pedagang Pasar Induk Kramat Jati di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (1/9/2026).
