Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apa Itu EEF, Forum Ekonomi Rusia yang Dihadiri Prabowo

Apa Itu EEF, Forum Ekonomi Rusia yang Dihadiri Prabowo
Presiden Rusia, Vladimir Putin bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kremil, Rabu (10/12/2025) (dok. Sekretariat Presiden)
  • Prabowo Subianto dijadwalkan menjadi tamu utama EEF ke-11 di Vladivostok, Rusia, pada 1-4 September 2026.
  • EEF merupakan forum tahunan untuk menarik investasi dan memperkuat kerja sama ekonomi Rusia dengan negara-negara Asia-Pasifik.
  • Prabowo dijadwalkan berbicara bersama Vladimir Putin dan menggelar pertemuan bilateral di sela-sela forum.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bidang apa yang paling penting dibahas Indonesia di EEF?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Eastern Economic Forum(EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, pada 1-4 September 2026. Prabowo menjadi tamu utama dalam forum ekonomi yang mempertemukan delegasi dari berbagai negara tersebut.

Kehadiran Prabowo menjadi sorotan karena EEF tahun ini memberikan perhatian khusus terhadap Asia Tenggara. Presiden Indonesia juga dijadwalkan menjadi pembicara kunci dalam sesi pleno bersama Presiden Rusia Vladimir Putin.

Selain menghadiri forum, Prabowo direncanakan bertemu Putin dalam pertemuan bilateral di sela-sela EEF. Lantas, apa sebenarnya EEF dan mengapa forum ini penting bagi Rusia serta Indonesia?

  1. 1. Apa Itu Eastern Economic Forum?

    Eastern Economic Forum merupakan forum ekonomi internasional yang digelar setiap tahun di Vladivostok, kota pelabuhan di wilayah Timur Jauh Rusia. Dikutip dari Anadolu, Selasa (1/9/2026), forum ini pertama kali diselenggarakan pada 2015 dengan tujuan menarik investasi ke kawasan tersebut sekaligus memperkuat kerja sama ekonomi Rusia dengan negara-negara Asia-Pasifik.

    Vladivostok berada lebih dari 6.000 kilometer dari Moskow dan terletak di pesisir Samudra Pasifik. Secara geografis, kota tersebut lebih dekat dengan China dan Semenanjung Korea dibandingkan dengan pusat pemerintahan Rusia di Moskow.

    Lokasi tersebut bukan sekadar tempat penyelenggaraan forum. Vladivostok merupakan salah satu pintu utama menuju wilayah Timur Jauh Rusia, kawasan yang mencakup sekitar 40 persen wilayah negara tersebut, tetapi hanya dihuni kurang dari 8 juta orang.

    Kawasan Timur Jauh memiliki sumber daya alam yang sangat besar, mulai dari minyak, gas alam, batu bara, kayu, mineral hingga perikanan. Namun, luas wilayah yang sangat besar dengan populasi yang relatif sedikit membuat pengembangan kawasan tersebut selama bertahun-tahun menjadi tantangan bagi pemerintah Rusia.

    Melalui EEF, Moskow berupaya menarik investasi dan mendorong pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut. Rusia juga ingin menjadikan Timur Jauh sebagai salah satu gerbang utama menuju pasar Asia-Pasifik.

    Forum tahun ini mengusung tema The Far East: Development for the Benefit of People. Tema tersebut menunjukkan bahwa agenda EEF tidak hanya berfokus pada investasi dan perdagangan, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah Timur Jauh.

    Presiden Putin sebelumnya berharap berbagai proposal yang muncul dari forum tersebut dapat menciptakan peluang baru bagi dunia usaha, meningkatkan kualitas hidup, serta membuat kota-kota di Timur Jauh menjadi lebih nyaman dan modern.

  2. 2. Kenapa EEF penting bagi Rusia?

    EEF menjadi semakin strategis seiring perubahan orientasi ekonomi Rusia setelah perang Ukraina pecah pada 2022. Hubungan ekonomi Moskow dengan banyak negara Barat mengalami pembatasan, sehingga Rusia semakin mengandalkan hubungan dengan China, India, Asia Tenggara, dan negara-negara non-Barat lainnya.

    Dalam kondisi tersebut, Timur Jauh memiliki nilai strategis karena menjadi jalur yang menghubungkan Rusia dengan pasar Asia. Barang, energi, dan berbagai komoditas Rusia dapat diarahkan menuju negara-negara di kawasan tersebut melalui jalur perdagangan dan infrastruktur yang dikembangkan di bagian timur negara itu.

    China menjadi salah satu mitra ekonomi terpenting bagi Rusia dalam perubahan orientasi tersebut. India dan negara-negara Asia Tenggara juga semakin penting bagi Moskow sebagai tujuan perdagangan, investasi, dan kerja sama ekonomi.

    Karena itu, agenda EEF tahun ini banyak membahas konektivitas transportasi dan logistik. Pengembangan koridor baru serta infrastruktur menjadi penting untuk memperlancar pergerakan barang dari Rusia menuju pasar Asia maupun sebaliknya.

    Energi dan sumber daya alam juga menjadi agenda utama. Timur Jauh menyimpan cadangan minyak, gas, batu bara, kayu, mineral, dan sumber daya perikanan yang besar sehingga pengembangannya berpotensi memberikan keuntungan ekonomi bagi Rusia sekaligus menarik investor asing.

    Namun, Rusia menghadapi tantangan lain selain menarik modal. Pemerintah juga perlu membuat kawasan tersebut lebih menarik sebagai tempat tinggal dan bekerja. Karena itu, isu sumber daya manusia, pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, digitalisasi, dan kecerdasan buatan turut masuk dalam pembahasan EEF.

    Tahun ini, penyelenggara memperkirakan sekitar 380 kesepakatan dengan nilai sekitar 6,5 triliun rubel atau sekitar US$75 miliar akan ditandatangani dalam berbagai sektor pembangunan.

  3. 3. Kenapa Prabowo dan Indonesia disorot?

    Indonesia menjadi salah satu perhatian utama dalam EEF 2026 karena Prabowo ditetapkan sebagai tamu utama. Presiden Indonesia juga dijadwalkan tampil dalam sesi pleno bersama Putin.

    Kehadiran tersebut mencerminkan upaya Rusia memperkuat hubungan ekonomi dengan Asia Tenggara. Indonesia merupakan negara dengan populasi terbesar di kawasan tersebut sekaligus salah satu ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

    Dubes Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov mengatakan, kehadiran Prabowo di EEF diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan ekonomi kedua negara. Menurutnya, pertemuan bilateral Prabowo dan Putin juga diharapkan dapat membahas tindak lanjut kerja sama Indonesia-Rusia.

    Tolchenov berharap kedua pemimpin dapat mendiskusikan upaya untuk mengubah berbagai kesepakatan penguatan kerja sama bilateral di berbagai sektor menjadi aksi konkret yang menguntungkan kedua negara.

    “Saya berharap mereka dapat berpartisipasi dalam pertemuan ataupun diskusi di tingkat bisnis,” kata Tolchenov dikutip dari ANTARA di Jakarta.

    Sebelumnya, Tolchenov juga mengatakan pertemuan Prabowo dan Putin akan mencerminkan kuatnya hubungan kedua negara. Ia menyebut pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertemuan kelima kedua pemimpin dalam dua tahun terakhir.

    Bagi Indonesia, forum tersebut dapat menjadi ruang untuk membuka peluang perdagangan dan investasi dengan Rusia maupun negara-negara lain yang hadir. Isu energi, sumber daya alam, infrastruktur, teknologi, serta kerja sama ekonomi dapat menjadi bagian dari kepentingan Indonesia dalam forum tersebut.

    Kehadiran Indonesia juga menunjukkan semakin besarnya perhatian Rusia terhadap Asia Tenggara. Selain Prabowo, Wakil Presiden Myanmar Nyo Saw dijadwalkan menghadiri sesi pleno EEF tahun ini.

    Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan dua tahun sebelumnya. Pada 2024, Malaysia menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara yang diwakili dalam sesi pleno. Sementara pada 2025, Laos menjadi negara Asia Tenggara yang hadir dalam sesi tersebut.

  4. 4. Siapa saja yang hadir?

    Selain Asia Tenggara, China dan Mongolia juga menjadi peserta penting EEF. China akan diwakili Wakil Perdana Menteri Ding Xuexiang, sementara Mongolia mengirim Perdana Menteri Nyam-Osoryn Uchral untuk tahun kedua berturut-turut.

    EEF juga menjadi perhatian karena Rusia berupaya mempertahankan hubungan ekonomi dengan sejumlah negara yang memiliki kepentingan di kawasan Asia-Pasifik. Jepang disebut akan mengirim delegasi, sementara sejumlah pelaku bisnis dan perusahaan Eropa juga dilaporkan menunjukkan ketertarikan untuk menghadiri forum.

    Korea Selatan turut mempertahankan kehadirannya melalui Duta Besar Korea Selatan untuk Rusia Lee Sok-bae. Namun, Kementerian Unifikasi Korea Selatan menyatakan tidak berencana berpartisipasi secara resmi.

    Forum ini juga mendapat perhatian terkait spekulasi mengenai kemungkinan kehadiran Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Vladivostok dan peluang pertemuannya dengan Putin. Namun, Seoul mengatakan belum memiliki informasi yang menunjukkan Kim akan menghadiri forum tersebut.

    Dengan demikian, EEF 2026 memiliki kepentingan ganda bagi Rusia. Di satu sisi, forum ini menjadi instrumen untuk mengembangkan kawasan Timur Jauh yang kaya sumber daya tetapi berpenduduk jarang. Di sisi lain, EEF menjadi panggung bagi Moskow untuk memperkuat hubungan ekonomi dengan Asia di tengah perubahan peta perdagangan dan geopolitik global.

    Bagi Indonesia, kehadiran Prabowo membuka ruang untuk membicarakan kerja sama ekonomi secara lebih konkret. Harapan Rusia agar berbagai kesepakatan bilateral diterjemahkan menjadi kerja sama nyata juga membuat pertemuan Prabowo-Putin menjadi salah satu agenda yang patut diperhatikan selama EEF 2026.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More