Jakarta, IDN Times – Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, mengatakan konflik geopolitik di Timur Tengah berpotensi memengaruhi harga daging sapi di Indonesia, termasuk di Jakarta.
Menurut Raditya, kondisi geopolitik global sangat berpengaruh, karena sebagian besar pasokan daging sapi Indonesia masih bergantung pada impor.
“Geopolitik memang bikin pusing. Jakarta itu bukan daerah penghasil, tapi daerah konsumsi. Untuk sapi, terutama daging sapi, sekitar 95 persen kebutuhan Indonesia dipenuhi dari impor,” kata Raditya di Jakarta, Kamis (5/3/2026).
