Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Korupsi Eks Jampidsus, DPR: Ada Tempat-Bunker Potensi Digeledah Lagi
Ilustrasi Rapat Komisi III DPR RI. (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
  • Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, menyebut akan ada penggeledahan lanjutan di sejumlah lokasi dan bunker terkait kasus megakorupsi mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.
  • Febrie Adriansyah telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus megakorupsi yang tengah disorot publik dan menjadi perhatian serius DPR.
  • Fraksi Golkar melalui Rikwanto menegaskan perlunya pengusutan tuntas terhadap dugaan tempat persembunyian harta hasil kejahatan serta menyoroti perilaku aparat penegak hukum yang terlibat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
11 Juli 2026

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyatakan akan ada sejumlah lokasi dan bunker yang berpotensi kembali digeledah terkait kasus megakorupsi mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Pada hari yang sama, perwakilan Fraksi Golkar Rikwanto menegaskan dugaan masih banyak tempat persembunyian harta hasil kejahatan yang belum terungkap dan meminta pengusutan tuntas.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Penyelidikan lanjutan kasus megakorupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, dengan rencana penggeledahan sejumlah lokasi dan bunker yang diduga terkait.
  • Who?
    Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman dan anggota Fraksi Golkar Rikwanto menyampaikan informasi serta desakan agar pengusutan terhadap Febrie Adriansyah dilakukan secara tuntas.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di Ruang Sidang Komisi III DPR, Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat. Lokasi penggeledahan tambahan masih belum disebutkan secara rinci.
  • When?
    Pernyataan berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026, dalam sesi jumpa pers di kompleks parlemen.
  • Why?
    Tindakan ini dilakukan untuk menelusuri kemungkinan adanya tempat persembunyian harta hasil kejahatan korupsi yang belum ditemukan dalam kasus tersebut.
  • How?
    DPR melalui Panja Komisi III akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna melakukan penggeledahan lanjutan di beberapa lokasi dan bunker yang berpotensi menyimpan barang bukti.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada orang namanya Pak Febrie, dulu kerja jadi jaksa, tapi sekarang katanya dia korupsi. Polisi dan orang DPR mau cari lagi tempat rahasia yang mungkin disembunyikan uangnya, ada juga bunker-bunker. Ada Pak Habiburokhman dan Pak Rikwanto yang bilang semua harus diperiksa sampai habis biar ketahuan siapa yang salah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pernyataan dari Komisi III DPR RI menunjukkan keseriusan lembaga legislatif dalam mengawal penegakan hukum terhadap kasus megakorupsi yang melibatkan mantan pejabat tinggi. Dengan rencana penggeledahan lanjutan di sejumlah lokasi, langkah ini mencerminkan komitmen untuk menelusuri seluruh aset terkait dan memastikan transparansi proses penyelidikan demi keadilan publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Ketua Komisi III DPR RI sekaligus Panitia Kerja (Panja) kasus megakorupsi, Habiburokhman mengatakan, akan ada sejumlah lokasi dan bunker yang kembali digeledah dalam kasus megakorupsi yang menjerat mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah. Febrie sendiri kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Infonya nih ada beberapa tempat lagi yang juga akan dilakukan (geledah), potensi ya, juga bunker-bunker lainnya," kata Habiburokhman dalam jumpa pers di Ruang Sidang Komisi III DPR, Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (11/7/2026).

Hal senada juga disampaikan perwakilan Fraksi Golkar Komisi III DPR RI, Rikwanto. Dia menduga masih banyak tempat persembunyian harta yang belum berhasil diungkap dan ditemukan.

"Kami dari Fraksi Partai Golkar sangat menyayangkan dan juga sangat mengecam, ternyata di antara aparat penegak hukum ada yang berperilaku sebaliknya. Ini dari Partai Golkar kita minta untuk diusut tuntas. Kita duga masih banyak tempat persembunyian dari harta-harta yang tidak jelas, yang diduga hasil daripada kejahatan ini untuk diungkap. Siapa pun yang terlibat harus diusut tuntas," tegasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article