Jakarta, IDN Times - Latihan pengamanan demo Polres Cilegon membuat siswa SMP dan SMKA Al Hadid, Cilegon, Banten menjadi korban. Sebab, gas air mata yang mengarah ke lingkungan sekolah masuk ruang kelas.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyayangkan kejadian tersebut. Polisi dinilai harus bisa mengantisipasi kondisi agar tidak membuat orang di sekitar, termasuk anak-anak, terkena dampaknya. Simulasi ini terjadi pada Kamis, 8 Oktober 2026.
"KPAI menyayangkan atas kejadian tersebut mestinya polisi sudah bisa mengantisipasi, dan membuat perencanaan yang matang terkait rencana simulasi penanganan demonstrasi. Sehingga sudah punya prosedur ya, bagaimana penggunaan alat-alat untuk simulasi tersebut mestinya tidak menggunakan peralatan yang kemudian bisa membahayakan orang sekitar apalagi anak," kata Ketua KPAI, Aris Adi Leksono, dikutip Senin (12/10/2026)
