Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kronologi Kasus Cornell University: 7 Jam Kekerasan Seksual oleh 7 Mahasiswa
The Cornell 7 of Chi Phi House. (Dok. Thecirnell7.org)
  • Kasus Cornell 7 melibatkan tujuh mahasiswa dan kembali mencuat setelah Jane Doe mengajukan gugatan perdata di New York.

  • Universitas Cornell menjatuhkan sanksi disipliner, tetapi hanya dua mahasiswa yang dikeluarkan dari kampus.

  • Bukti tangkapan layar dan rekaman video menjadi dasar pembukaan kembali penyelidikan kriminal oleh Jaksa Wilayah Tompkins County.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Oktober 2024

Kasus Cornell 7 terjadi di rumah Club Chi Psi di New York.

10 Oktober 2024

Kejadian berlangsung pada tanggal ini, sekitar pukul 01.42 dini hari.

8 November 2024

Laporan resmi kasus masuk.

dua hari setelah kejadian

Salah satu mahasiswa meminta maaf kepada korban karena tidak bisa menghentikan situasi saat itu terjadi.

September 2026

Jane Doe resmi mengajukan gugatan perdata di New York terhadap Universitas Cornell dan tujuh terlapor.

23 Oktober 2026

Sidang perdata dijadwalkan berlangsung di Manhattan.

kini

Tangkapan layar dan rekaman video dari grup Snapchat menjadi salah satu alat bukti baru untuk membuka kembali penyelidikan kriminal.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kasus Cornell 7 kembali mencuat setelah Jane Doe mengajukan gugatan perdata dan bukti baru digunakan untuk membuka kembali penyelidikan kriminal.
  • Who?
    Jane Doe, Universitas Cornell, tujuh mahasiswa, Kantor Jaksa Wilayah Tompkins County, dan Matthew Van Houten.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di rumah Club Chi Psi di New York. Gugatan perdata diajukan di New York dan sidangnya dijadwalkan di Manhattan.
  • When?
    Kejadian berlangsung pada Oktober 2024. Gugatan perdata diajukan pada September 2026, dengan sidang dijadwalkan 23 Oktober 2026.
  • Why?
    Korban menggugat atas tuduhan kelalaian dan kegagalan pihak kampus memberikan perlindungan. Bukti baru mendorong pembukaan kembali penyelidikan kriminal.
  • How?
    Kasus kembali menjadi perhatian setelah korban mengajukan gugatan perdata serta membawa tangkapan layar dan rekaman video dari grup Snapchat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kasus Cornell 7 melibatkan Jane Doe dan tujuh mahasiswa dari Cornell University. Jane Doe mengalami kekerasan seksual pada 2024. Sekarang, ia membawa kasus itu ke pengadilan lewat gugatan perdata. Bukti dari grup Snapchat juga dipakai untuk membuka lagi penyelidikan kriminal. Sidang perdata dijadwalkan pada 23 Oktober 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pengajuan gugatan perdata oleh Jane Doe membuat kasus Cornell 7 kembali mendapat perhatian hukum. Bukti tangkapan layar dan rekaman video juga menjadi dasar untuk membuka kembali penyelidikan kriminal. Langkah tersebut menunjukkan adanya proses lanjutan untuk meninjau dugaan kelalaian, sanksi kampus, dan perlindungan terhadap korban.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kasus kekerasan Seksual Cornell University atau dikenal dengan kasus Cornell 7 belakangan menjadi perhatian dunia. Kasus pemerkosaan beramai-ramai ini melibatkan tujuh mahasiswa yang kala itu berkuliah di sana dan tergabung dalam grup Chi Pi. Korbannya adalah seorang mahasiswi yang mengalami kekerasan seksual selama tujuh jam.

Kasus yang terjadi pada Oktober 2024 ini kembali mencuat usai korban bersuara den membawa kasus ini kembali ke ranah hukum. Korban Jane Doe (20) secara rsmi mengajukan gugatan perdata di New York pada Universitas Cornell dan tujuh terlapor yakni Matthew Ingalls, Johnathan Newell, Winston Lee, Gillio Lopes, Diego Sarabia, Scott Norris, dan Scott Kretzschmar.

Berikut adalah lima hal yang perlu diketahui soal kasus ini. IDN Times telah merangkumnya dari beberapa sumber.

1. Tujuh orang terlibat dalam kasus ini

ilustrasi korban kekerasan seksual (pexels.com/Gül Işık)

Kasus ini terjadi pada Oktober 20254. Menjadi tujuh jam paling menyeramkan bagi korban berinisial Jane Doe kala itu. Dia mendapat tindakan kekerasan seksual dar tujuh mahasiswa yang tergabung dalam klub Chi Pi.

Mereka dalah Matthew Ingalls, Johnathan Newell, Winston Lee, Gillio Lopes, Diego Sarabia, Scott Norris, dan Scott Kretzschmar. Mereka tergabung dalama Grup aplikasi Snapchat Chi Phi Actives", yang berisi para anggota aktif dari organisasi persaudaraan Chi Phi di Cornell University.

Dari total 57 pria di dalam grup tersebut, tujuh oran menjadi pelaku kekerasan seksual pada Jane Doe, kemudian 50 orang sisanya hanya melihat pesan tindakan kekerasan seksual namun tidak melakukan apapun untuk menghentikan kejadian atau menolong korban malam itu.

2. Terjadi dua tahun lalu, kembali viral 2026

ilustrasi kekerasan seksual (pexels.com/RDNE Stock project)

Kasus ini sebenarnya terjadi dua tahun lalu, tepatnya pada 10 Oktober 2024 dan laporan resmi masuk pada 8 November 2024. Kasus ini kembali mencuat usai ada gugatan perdata terbaru dari korban.

Universitas Cornell menyelidiki kasus ini, menangguhkan chapter Chi Phi, serta menjatuhkan sanksi disipliner.Dari tujuh mahasiswa yang dituduh, hanya dua yang dikeluarkan dari kampus, sementara sisanya dikabarkan hanya mendapat sanksi ringan seperti menulis esai refleksi dan mengikuti lokakarya.

3. Kasus ini terjadi di rumah Club Chi Psi di New York

Ilustrasi kekerasan seksual. (IDN Times/Sukma Shakti)

Korban mengalami kekerasan seksual di rumah Club Chi Psi di New York. Pada malam kejadian yakni Oktober 2024 sekitar pukul 01.42 dini hari, salah satu pelaku mengirim pesan ke grup yang mengumumkan ada seorang wanita yang bisa diajak berhubungan seks gratis. Pesan itu memicu kedatangan anggota lain ke kamar tempat korban disekap.

Jane Doe mengaku datang dalam kondisi sempoyongan usai minum dengan beberapa teman dan mengaku diberikan sesuatu tanpa persetujuan. Dia dicekoki alkohol dan zat yang diklaim sebagai ketamin (obat bius) secara paksa tanpa persetujuannya. P

4. Kenapa kasus ini kembali viral?

Ilustrasi kekerasan seksual (IDN Times/Mardya Shakti)

Pada tahun 2024, Kantor Jaksa Wilayah Tompkins County yakni Matthew Van Houten memutuskan untuk tidak membawa kasus ini ke ranah pidana karena menilai bukti dan keterangan awal korban saat itu berbeda atau tidak cukup memenuhi unsur untuk dakwaan kriminal. Jane Doe tidak menyebut dia tidak dibuat sadar. Namun akhirnya kasus ini mencuat lagi usai pengacara dari korban berkata saat itu kliennya masih trauma berat hingga belum bisa mencerna kasus dengan sepenuhnya.

Barulah pada September 2026, korban resmi mengajukan gugatan perdata di New York terhadap Universitas Cornell dan tujuh nama terlapor Matthew Ingalls, Johnathan Newell, Winston Lee, Gillio Lopes, Diego Sarabia, Scott Norris, dan Scott Kretzschmar atas tuduhan kelalaian dan kegagalan pihak kampus memberikan perlindungan.

5. Bukti baru dibawa korban ke penyelidikan

Ilustrasi kekerasan seksual. (Freepik)

Bukti tangkapan layar (screenshot) dan rekaman video dari grup Snapchat inilah yang kini menjadi salah satu alat bukti baru bagi Jaksa Wilayah Tompkins County untuk membuka kembali penyelidikan kriminal kasus ini ke Dewan Juri.

Kemudian dua hari setelagh kejadian, ada salah satu mahasiswa yang menjadi pelaku meminta maaf kepada korban karena tidak bisa menghentikan situasi saat itu terjadi. Sidang perdata dijadwalkan pada tanggal 23 Oktober 2026 di Manhattan.

Kasus ini menarik perhatian nasional di AS setelah Toby Morton mantan penulis South Park meluncurkan gerakan pengawasan melalui situs independen TheCornell7.org.

Curated For You

Editorial Team

Related Article