Jakarta, IDN Times - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak membenarkan adanya Telegram yang dirilis oleh Panglima TNI Agus Subiyanto yang memerintahkan prajurit TNI siaga 1. Pernyataan ini berbeda dari yang disampaikan oleh Maruli kepada media pada Minggu pagi (8/3/2026). Ia mengatakan, perbedaan respons lantaran surat mengenai status siaga I baru diterimanya pada Minggu sore.
"Iya, tulis saja KSAD sekarang bilang (betul) S1 (siaga 1)," ujar Maruli kepada IDN Times melalui pesan pendek pada Senin (9/3/2026).
"Surat pemberitahuan S1 (Siaga 1) baru sampai," imbuhnya.
Perbedaan respons antara Maruli dengan Jenderal Agus Subiyanto menjadi sorotan anggota DPR TB Hasanuddin. Politikus PDI Perjuangan itu meminta penyampaian informasi ke publik perlu diperbaiki supaya tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat.
"Kalau memang ada perbedaan penjelasan seperti yang muncul di publik, sebaiknya koordinasi di internal TNI diperbaiki. Jangan sampai informasi yang keluar justru membingungkan rakyat," kata Hasanuddin di dalam keterangan pada Minggu kemarin.
