Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Latar Belakang 5 Pejabat Tinggi yang Dilantik BGN, Ada dari Kejagung
Jumpa pers pelantikan lima pejabat Pimpinan Tinggi Madya Badan Gizi Nasional (BGN), Selasa (21/7/2026)(IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
  • BGN resmi melantik lima pejabat Pimpinan Tinggi Madya baru berdasarkan Keppres yang diumumkan oleh dua Wakil Kepala BGN dalam konferensi pers di Jakarta Pusat.
  • Kelima pejabat mengisi posisi strategis mulai dari Sekretaris Utama hingga Deputi bidang sistem dan tata kelola, penyediaan dan penyaluran, promosi dan kerja sama, serta pemantauan dan pengawasan.
  • Mereka membawa latar belakang beragam dari Kemenkeu, Kemenkes, BPKP, LAN, hingga Kejagung untuk memperkuat struktur kelembagaan dan tata kelola Badan Gizi Nasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2021-2023

Lili Khamiliyah menjabat sebagai Kepala KPPN Cirebon, Kemenkeu. Pada periode yang sama, Zainuri menjadi Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat.

2022-2024

Ketut Sumedana menjabat sebagai Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung).

2022-2025

Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea menjabat sebagai Direktur Pengelolaan Imunisasi di Kementerian Kesehatan.

2023

Ketut Sumedana menyampaikan keterangan tentang wacana pengisian jabatan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK dari unsur Kejaksaan.

2023-2024

Zainuri menjabat sebagai Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua.

2023-2025

Lili Khamiliyah menjabat sebagai Kepala KPPN Jakarta V, Kemenkeu.

2024-2025

Ketut Sumedana menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bali.

(21/7/2026)

Badan Gizi Nasional (BGN) melantik lima pejabat Pimpinan Tinggi Madya baru berdasarkan Keputusan Presiden yang diterima sehari sebelumnya.

kini

Kelima pejabat tersebut resmi bertugas memperkuat struktur kelembagaan Badan Gizi Nasional di posisi masing-masing.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Badan Gizi Nasional (BGN) melantik lima pejabat Pimpinan Tinggi Madya baru untuk mengisi posisi strategis di lingkungan lembaga tersebut.
  • Who?
    Lima pejabat yang dilantik adalah Lili Khamiliyah, Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea, Zainuri, Mariman Darto, dan Ketut Sumedana. Pelantikan diumumkan oleh Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dan Trenggono.
  • Where?
    Pelantikan berlangsung di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta Pusat.
  • When?
    Kegiatan pelantikan dilakukan pada Selasa, 21 Juli 2026.
  • Why?
    Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden untuk memperkuat struktur kelembagaan BGN melalui pengisian jabatan strategis di tingkat pimpinan tinggi madya.
  • How?
    Dua Wakil Kepala BGN mengumumkan pelantikan dalam konferensi pers setelah menerima Keppres yang ditandatangani Presiden, menetapkan kelima pejabat tersebut secara resmi menjabat di posisi masing-masing.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Hari Selasa di Jakarta, lima orang baru dilantik jadi pejabat penting di Badan Gizi Nasional. Ada Bu Lili, Bu Prima, Pak Zainuri, Pak Mariman, dan Pak Ketut. Mereka punya tugas beda-beda seperti urus aturan, makanan, kerja sama, dan pengawasan. Sekarang mereka mulai kerja supaya badan itu bisa jalan lebih baik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pelantikan lima pejabat tinggi BGN mencerminkan upaya penguatan kelembagaan melalui kombinasi pengalaman lintas sektor yang kaya. Latar belakang mereka—mulai dari keuangan, kesehatan, administrasi publik, hingga hukum—menunjukkan komitmen terhadap tata kelola yang profesional dan berintegritas. Keberagaman kompetensi ini memberi fondasi kuat bagi koordinasi dan efektivitas kerja di lingkungan BGN.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Badan Gizi Nasional (BGN) melantik lima pejabat Pimpinan Tinggi Madya baru, pada Selasa (21/7/2026). Kelima pejabat tersebut mengisi sejumlah posisi strategis mulai dari sekretaris utama hingga deputi yang membidangi sistem dan tata kelola, penyediaan dan penyaluran, promosi dan kerja sama, serta pemantauan dan pengawasan.

Pelantikan tersebut diumumkan langsung dua Wakil Kepala BGN, yakni Agustina Arumsari dan Trenggono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat.

Arumsari menjelaskan, pelantikan pejabat tinggi negara dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) yang diterbitkan oleh pemerintah.

"Kemarin sore kami mendapat Keppres yang ditandatangani Pak Presiden, mengangkat beliau-beliau ini sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan BGN," ujar dia di lokasi.

Lima pejabat yang dilantik tersebut yakni Lili Khamiliyah sebagai Sekretaris Utama; Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea sebagai Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola; Zainuri sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran; Mariman Darto sebagai Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama; serta Ketut Sumedana sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan.

Berikut ini latar belakang lima pejabat tinggi yang baru dilantik di lingkungan BGN!

1. Sekretaris utama, Lili Khamiliyah

Jumpa pers pelantikan lima pejabat Pimpinan Tinggi Madya Badan Gizi Nasional (BGN), Selasa (21/7/2026)(IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Lili Khamiliyah bukan orang baru di lingkungan BGN. Dia tercatat pernah menjabat sebagai Kepala Biro Umum dan Keuangan BGN. Dalam posisi tersebut, Lili terlibat dalam penguatan tata kelola internal lembaga, termasuk urusan administrasi dan pengelolaan keuangan.

Namanya juga tercatat pernah menjalankan tugas sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Utama BGN.

Dia juga pernah berkarier di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai Kepala KPPN Jakarta V, Kemenkeu (2023-2025) dan Kepala KPPN Cirebon, Kemenkeu (2021-2023).

Lili merupakan lulusan S3 Manajemen (UPI); S2 FISIP (Unpad); dan S1 Ekonomi (UII).

2. Deputi bidang sistem dan tata kelola, Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea

Jumpa pers pelantikan lima pejabat Pimpinan Tinggi Madya Badan Gizi Nasional (BGN), Selasa (21/7/2026)(IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea punya latar belakang karier di Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Dia pernah menjabat sebagai Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes (2022-2025). Kemudian, Direktur Imunisasi, Kemenkes (2025). Sebelum bertugas di BGN, dia dipercaya sebagai Direktur Penyakit Menular, Kemenkes.

Prima Yosephine adalah lulusan sarjana Dokter Umum USU dan Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat UI.

3. Deputi bidang penyediaan dan penyaluran, Zainuri

Jumpa pers pelantikan lima pejabat Pimpinan Tinggi Madya Badan Gizi Nasional (BGN), Selasa (21/7/2026)(IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Zainuri, punya latar belakang akuntansi. Dia memiliki bekal kompetensi yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan dan tata kelola.

Zainuri adalah lulusan sarjana Akuntansi dari STAN. Secara jenjang karier, dia pernah menempati berbagai jabatan mulai dari Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat (2021-2023); Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua (2023-2024); dan Kepala Biro Keuangan BPKP.

4. Deputi bidang promosi dan kerja sama, Mariman Darto

Mariman Darto memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan, terutama dalam bidang administrasi negara dan pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN).

Mariman tercatat pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Pengembangan Kader ASN di Lembaga Administrasi Negara (LAN). Dia juga pernah dipercaya sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pengalaman tersebut membuat Mariman memiliki rekam jejak dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur, manajemen talenta, serta penguatan kapasitas kelembagaan pemerintah.

Mariman merupakan Sarjana Ekonomi Universitas Muhamaddiyah Malang; S2 Perencanaan dan Kebijakan Publik UI; dan S3 Ilmu Manajemen Universitas Mulawarman.

5. Deputi bidang pemantauan dan pengawasan, Ketut Sumedana

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel Ketut Sumedana (IDN Times/Rangga Erfizal)

Sementara, Ketut Sumedana memiliki latar belakang sebagai jaksa dan berkarier di lingkungan Kejaksaan Agung.

Ketut dikenal pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung). Dalam posisi tersebut, dia menjadi salah satu pejabat yang kerap menyampaikan informasi resmi tentang penanganan perkara dan kebijakan penegakan hukum Kejaksaan Agung.

Pada 2023, Ketut juga pernah menyampaikan keterangan tentang wacana pengisian jabatan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK dari unsur Kejaksaan. Dia menjelaskan pentingnya pengalaman jaksa yang memiliki rekam jejak di Kejaksaan maupun KPK.

Dengan pengalaman di bidang hukum dan komunikasi kelembagaan, Ketut kini dipercaya mengisi posisi Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN.

Ketut pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung (2022-2024). Lalu dia menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Bali (2024-2025) dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatra Selatan.

Dia merupakan sarjana Ilmu Hukum Perdata/Perbankan dam melanjutkan pendidikan S2 Hukum Administrasi Negara dan menempuh S3 Ilmu Hukum.

Kelima pejabat tersebut akan menjalankan tugas di posisi masing-masing untuk memperkuat struktur kelembagaan BGN.

Pengalaman yang beragam, mulai dari tata kelola pemerintahan, kesehatan, akuntansi, pengembangan kompetensi ASN, hingga penegakan hukum, menjadi latar belakang yang dibawa masing-masing pejabat dalam menjalankan tugas barunya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article