Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Prabowo Pantau Aktivitas Anak Krakatau, Imbau Warga Pakai Masker

Prabowo Pantau Aktivitas Anak Krakatau, Imbau Warga Pakai Masker
Presiden Prabowo Subianto ketika menyampaikan pidato kunci di Forum Ekonomi Timur ke-11 di Vladivostok pada 2026. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
  • Presiden Prabowo Subianto memantau erupsi Gunung Anak Krakatau berdasarkan data dan rekomendasi lembaga teknis, dengan keselamatan serta keamanan warga sebagai prioritas.
  • Warga terdampak abu vulkanik diminta memakai masker dan kacamata, menutup pintu, jendela, serta penampungan air, menjaga kebersihan diri, dan menghubungi layanan darurat bila membutuhkan bantuan.
  • Bakom mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada, hanya merujuk informasi resmi pemerintah, serta tidak menyebarkan kabar seperti potensi tsunami dari sumber tak resmi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), M. Qodari, menyatakan Presiden Prabowo Subianto terus memantau pergerakan erupsi Gunung Anak Krakatau. Menurutnya, Kepala Negara menginstruksikan seluruh jajaran memprioritaskan keselamatan warga.

"Pertama, Bapak Presiden dan Pemerintah memantau secara cermat perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau, berserta setiap potensi dampaknya. Seluruh pemantauan dilakukan berdasarkan data dan rekomendasi lembaga teknis yang berwarna. Kemudian, keselamatan dan keamanan masyarakat adalah prioritas utama dari Bapak Presiden dan Pemerintah," ujar Qodari dalam konferensi pers daring, Minggu (6/9/2026).

Pada kesempatan tersebut, Qodari menyampaikan instruksi langsung Presiden Prabowo bagi wilayah terdampak abu vulkanik. Warga diminta disiplin mengenakan masker dan pelindung mata ketika terpaksa beraktivitas di luar rumah.

"Bapak Presiden dan Pemerintah mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan waspada selama vulkanik masih turun. Seluruh warga yang berdampak dapat menjalankan langkah berikut. Pertama, gunakan masker penutup hidung dan mulut," kata dia.

"Yang kedua, lindungi mata dengan kacamata, melindungi saat beraktivitas di luar ruangan, menutup pintu dan jendela, tutup rapat tempat penampungan air bersih, kemudian minum air putih yang cukup, serta cuci tangan dan wajah setelah beraktivitas. Warga yang membutuhkan bantuan dapat langsung menghubungi layanan darurat," lanjut dia.

Dalam kesempatan itu, Qodari juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial.

"Kami ulangi, Bakom mengimbau masyarakat merujuk hanya pada informasi resmi pemerintah dan tidak meneruskan kabar-kabar seperti potensi tsunami yang tidak berasal dari sumber resmi," imbuhnya.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More