Bogor, IDN Times - Selebritas Luna Maya kembali menggelar agenda tahunan bertajuk "Main Bareng Luna" di Bogor Aquatic. Tidak hanya sekadar ajang olahraga dan seru-seruan bersama rekan sesama selebriti, acara ketiga ini diusung menjadi gerakan sosial untuk menggalang dana bagi penanganan dampak kabut asap, serta perlindungan satwa di Kalimantan.
Bersama pengusaha sekaligus pemandu acara Marianne Rumantir dan 29 selebritas lain, Luna menyampaikan komitmennya untuk mengumpulkan donasi selama Oktober 2026.
Luna Maya Galang Dana untuk Dampak Karhutla di Kalimantan, Mulai Rp1.000

Take a Deeper Read
1. Tradisi perayaan ulang tahun yang diisi kegiatan sosial
Luna mengaku, acara "Main Bareng Luna" awalnya dirancang sebagai kegiatan tahunan untuk memperingati hari ulang tahunnya.
Setelah sukses menggelar pertandingan tenis pada tahun pertama dan padel tahun kedua, gelaran tahun ini sedikit bergeser dari jadwal semula akibat kesibukan.
"Sebenarnya annual acara kita, kalau tiga tahun lalu kan tenis bareng Una, terus ada padel bareng Una, dan sekarang main bareng Luna. Sebenarnya ini dalam rangka ulang tahun, cuma karena Agustus-September berhalangan, akhirnya kita kerjain hari ini," ungkap Luna.
Luna menegaskan ajang ini tidak terbatas pada satu jenis cabang olahraga, melainkan kegiatan apapun yang mampu mengajak masyarakat umum untuk berpartisipasi dan peduli terhadap sesama.
2. Fokus galang dana untuk satwa dan penanganan kabut asap Kalimantan
Melihat krisis kualitas udara akibat kabut asap yang masih melanda di Kalimantan, Luna bareng Marianne sepakat memanfaatkan acara ini untuk menggalang donasi, berupa uang selama satu bulan penuh sepanjang Oktober 2026. Bantuan tersebut nantinya disalurkan melalui mitra yayasan resmi.
"Aku sempat berpikir itu sudah selesai ya, ternyata hari ini aku nonton berita masih terus berlanjut, dan kalau kita lihat indeks kualitas udaranya sampai seribuan gitu. Untuk teman-teman, untuk satwa-satwa yang terdampak, yang tidak punya opsi dan tidak bisa bicara, ya kita harus bisa membantu dan mewakili mereka," tutur Luna.
Bantuan yang terkumpul akan diprioritaskan untuk pemulihan habitat, logistik tim pemadam kebakaran, serta perawatan medis bagi satwa terdampak.
3. Ajakan donasi inklusif, mulai dari Rp1.000 untuk aksi nyata
Penggalangan dana ini terbuka luas untuk masyarakat umum serta jenama yang berpartisipasi. Transparansi laporan penyaluran donasi juga dijanjikan akan diunggah melalui media sosial secara berkala.
Marianne Rumantir turut mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi lewat nominal kecil yang terjangkau.
"Mungkin kalau bisa beli kopi sehari, bisa di-skip sekali, bisa buat sumbang ini. (Donasi) untuk rehabilitasi alam langsung, karena lebih membantu buat satwanya. Satwa sama banyak pemadam-pemadam yang sekarang masih butuh bantuan untuk akurasi, makanan, buat obat-obatan," kata Marianne.
Luna menambahkan, target mereka bukan nominal besar dari sedikit orang, melainkan partisipasi masif dari banyak pihak.
"Siapa pun yang mau menyumbang, please do. Mau cuma Rp5.000, Rp10.000, atau Rp1.000. Kita gak minta banyak-banyak, tapi banyak orang. Mudah-mudahan dengan langkah sekecil ini bisa sedikit membantu," ujar Luna.
Curated For You
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
- Jepang Akhiri Bantuan Pemadaman Karhutla Usai 2 Pekan di Kalimantan30 Sep 2026, 15:22 WIB
- 17 Politisi hingga Pakar Bicara soal Ambang Batas Parlemen29 Sep 2026, 12:44 WIB
- Legislator Bantah Klaim BNPB Warga Korban Karhutla Kalimantan Beraktivitas Normal25 Sep 2026, 17:30 WIB
- Hotspot Melonjak, Kemenhut Siagakan 61 Armada Udara Tangani Karhutla06 Oct 2026, 19:32 WIB