Jakarta, IDN Times - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2026). Berdasarkan pantauan IDN Times di lokasi, rombongan mahasiswa tiba sekitar pukul 15.40 WIB untuk mengawal proses praperadilan yang berkaitan dengan Febrie Adriansyah.
Kedatangan mahasiswa tersebut menyatakan ingin memastikan proses penegakan hukum berjalan secara transparan dan tidak mendapat intervensi dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan.
Dalam penyampaiannya di lokasi, mahasiswa menyinggung dugaan perkara korupsi yang berkaitan dengan temuan sekitar 74 kilogram emas serta uang senilai sekitar Rp500 miliar dalam bentuk dolar Singapura dan dolar Amerika Serikat.
“Korupsi melakukan tindakan-tindakan yang sangat merugikan bangsa dan negara, khususnya rakyat Indonesia,” ujar perwakilan mahasiswa dalam keterangannya di depan PN Jakarta Selatan.
Menurut mahasiswa, perhatian terhadap proses hukum tersebut penting mengingat perkara yang sedang berjalan menyangkut kepentingan publik.
Mereka menilai proses penegakan hukum harus dapat dipantau secara terbuka agar tidak muncul dugaan adanya intervensi.
Sebelumnya, BEM SI memang telah menyatakan akan menggelar aksi untuk mengawal putusan praperadilan Febrie Adriansyah di PN Jakarta Selatan.
