Mahasiswa Naik ke Atas Tugu Tani, Pasang Baliho Berisi Tuntutan

- Mahasiswa Forum Komite Selamatkan Daulat Rakyat (SADAR) menggelar aksi simbolik di Tugu Tani, Jakarta Pusat, Selasa 20 Oktober 2026 pukul 17.35 WIB.
- Sejumlah demonstran memanjat patung perunggu untuk memasang spanduk tuntutan pada momen dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, sambil menyanyikan "Tanah Airku".
- Tuntutan mencakup penetapan karhutla sebagai bencana nasional, pembenahan ekonomi, penghentian militerisasi, pemberantasan KKN, serta penurunan biaya dan perbaikan sistem pendidikan.
Jakarta, IDN Times - Demonstrasi mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komite Selamatkan Daulat Rakyat (SADAR) melakukan aksi simbolik, dengan berupaya memasang baliho berisi tuntutan ke atas Tugu Tani, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026).
Pantauan IDN Times, aksi tersebut mulai dilakukan pada pukul 17.35 WIB. Mereka berkumpul tepat di bawah Tugu Tani. Kemudian sejumlah mahasiswa bahu-membahu naik ke atas patung yang terbuat dari perunggu tersebut.
Setelah seorang demonstran naik ke atas, memasang sebuah baliho yang berisi tuntutan demonstrasi pada momen dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Aksi tersebut dilakukan sembari menyanyikan lagu "Tanah Airku". Mereka juga kompak menyerukan, "revolusi, revolusi, revolusi".
Adapun tuntutan yang dibawa mahasiswa dari sejumlah kampus itu antara lain:
1. Menetapkan karhutla sebagai bencana nasional dan memulihkan ekosistem yang rusak
2. Membenahi tata kelola kebijakan ekonomi untuk memberantas ketimpangan sosial yang sampai hari ini terlihat
3. Menghentikan penyempitan ruang sipil dan militerisasi
4. Memberantas KKN yang kita lihat saat mengkhawatirkan
5. Menurunkan biaya pendidikan dan mewujudkan sistem pendidikan yang mengabdi kepada rakyat.




















