Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mahasiswa UNJ Akan Demo ke Patung Kuda, Ini Tiga Tuntutan ke Prabowo
Poster seruan aksi unjuk rasa/@bemUNJ_official
  • BEM UNJ akan menggelar aksi nasional bertajuk Mosi Tidak Percaya Kabinet Prabowo-Gibran di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Jumat 17 Juli 2026 pukul 13.00 WIB.
  • Aksi ini digerakkan karena mahasiswa menilai adanya ketimpangan sosial, pelemahan kedaulatan sipil, dan krisis di berbagai sektor kehidupan di bawah kepemimpinan nasional saat ini.
  • Tiga tuntutan utama yang dibawa yaitu mengembalikan kedaulatan masyarakat sipil, membongkar total sistem negara, serta menyelamatkan pendidikan Indonesia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
17 Juli 2026

BEM Universitas Negeri Jakarta (UNJ) akan menggelar aksi unjuk rasa bertajuk 'Mosi Tidak Percaya Kabinet Prabowo-Gibran' di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Aksi dijadwalkan berlangsung pukul 13.00 WIB dengan titik kumpul di Kampus A UNJ sebelum bergerak ke Monas.

kini

BEM UNJ menyerukan partisipasi publik melalui media sosial, menyoroti ketimpangan sosial dan krisis di berbagai sektor sebagai alasan mosi tidak percaya terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Aksi unjuk rasa bertajuk “Mosi Tidak Percaya Kabinet Prabowo-Gibran” akan digelar oleh mahasiswa Universitas Negeri Jakarta dengan membawa tiga tuntutan utama terhadap pemerintahan saat ini.
  • Who?
    Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (BEM UNJ) sebagai penyelenggara aksi, dengan partisipasi mahasiswa dan masyarakat yang mendukung seruan tersebut.
  • Where?
    Aksi direncanakan berlangsung di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat, dengan titik kumpul awal di Kampus A Universitas Negeri Jakarta.
  • When?
    Kegiatan dijadwalkan pada Jumat, 17 Juli 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.
  • Why?
    Aksi dilakukan karena adanya ketimpangan sosial, pelemahan kedaulatan sipil, serta krisis di berbagai sektor yang dianggap mencerminkan arah kepemimpinan nasional yang tidak sesuai harapan.
  • How?
    Massa akan berkumpul di kampus UNJ lalu bergerak menuju Patung Kuda sambil menyampaikan tiga tuntutan: mengembalikan kedaulatan sipil, membongkar sistem negara, dan menyelamatkan pendidikan Indonesia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Banyak mahasiswa dari Universitas Negeri Jakarta mau jalan ramai-ramai ke Patung Kuda di Jakarta. Mereka mau bilang ke Pak Prabowo dan Mas Gibran kalau banyak orang sudah capek sama keadaan sekarang. Mereka punya tiga hal yang diminta, yaitu supaya rakyat bisa berkuasa lagi, negara diperbaiki, dan sekolah di Indonesia diselamatkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Aksi yang digagas mahasiswa UNJ ini menunjukkan semangat kritis dan kepedulian generasi muda terhadap kondisi bangsa. Dengan mengusung tuntutan tentang kedaulatan sipil, sistem kenegaraan, dan pendidikan, mereka menegaskan pentingnya partisipasi publik dalam menjaga nilai-nilai demokrasi serta memperjuangkan keadilan sosial melalui cara yang terorganisir dan terbuka.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) akan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (17/7/2026).

Aksi nasional bertajuk Mosi Tidak Percaya Kabinet Prabowo-Gibran itu akan digelar pada pukul 13.00 WIB di Monas dengan titik kumpul di Kampus A Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sebelum bergerak ke lokasi.

Dalam Instagram resminya @bemunj menyebut masyarakat tengah berada pada titik jenuh terhadap arah kepemimpinan nasional.

"Adanya ketimpangan sosial, pelemahan kedaulatan sipil, serta krisis di berbagai sektor kehidupan menjadi alasan munculnya seruan mosi tidak percaya terhadap Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka," tulis BEM UNJ.

Aksi itu akan membawa tiga tuntutan utama. Pertama, mengembalikan kedaulatan masyarakat sipil. Kedua, membongkar total sistem negara. Ketiga, menyelamatkan pendidikan Indonesia.

"Mari hadir, bersuara, dan menguatkan barisan. Karena perjuangan tidak akan selesai selama keadilan belum benar-benar dirasakan," demikian seruan aksi tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article