Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Megawati Soekarnoputri
Megawati Soekarnoputri (dok.PDIP)

Intinya sih...

  • Megawati menjadi salah satu juri pada Zayed Award 2026, menghadiri seremoni penghargaan dan bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi.

  • Megawati akan jadi pembicara di forum International Human Fraternity Majlis, membahas kepemimpinan perempuan di tingkat global.

  • Megawati akan melakukan pertemuan bilateral lagi dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, berangkat ke Uni Emirat Arab (UEA) untuk melakukan kunjungan kerja pada Minggu (1/2/2026). Lawatan ini berlangsung selama tujuh hari dan berfokus.

Selama berada di UEA, Megawati mengikuti sejumlah kegiatan bersama putranya, M. Prananda Prabowo. Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, selain Prananda, yang mendampingi Megawati antara lain, Ketua DPP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, Kepala Badan Riset dan Analisa Kebijakan Strategis PDIP Andi Widjayanto, serta Duta Besar Indonesia untuk Tunisia yang juga Ketua DPP PDIP Bidang Agama (nonaktif), Zuhairi Misrawi.

Agenda utama Megawati di Abu Dhabi adalah menghadiri Zayed Award 2026 Annual Ceremony. Selain itu, Megawati juga diagendakan bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan.

"Selama berada di UAE, Megawati bakal didampingi langsung oleh putranya, yang juga Ketua DPP PDIP M. Prananda Prabowo. Ketua DPP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah bersama Pak Andi Widjayanto dan Zuhairi Misrawi telah mendahului dan akan menyambut kedatangan Ibu Megawati di Abu Dhabi," ujar Hasto dalam keterangan tertulis.

1. Megawati menjadi salah satu juri pada Zayed Award 2026

Megawati Soekarnoputri (dok.PDIP)

Ahmad Basarah menambahkan, kehadiran Megawati di UEA berkaitan dengan rangkaian kegiatan Zayed Award for Human Fraternity. Agenda tersebut meliputi Zayed Award 2026 Annual Ceremony, Guest of Honour Gala Dinner, serta Zayed Award Roundtable Meeting.

Basarah menyampaikan, latar belakang Zayed Award for Human Fraternity sebagai penghargaan internasional yang digagas pada 2019. Inisiatif ini lahir dari penandatanganan Dokumen Persaudaraan Manusia oleh Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar Ahmed Al-Tayeb di Abu Dhabi.

Pengalaman Megawati dalam forum ini tercatat pada 2024. Saat itu, ia terlibat sebagai salah satu juri Zayed Award dan mengikuti rapat dewan juri di Vatikan. Dalam kesempatan tersebut, Basarah mendampingi Megawati dalam sejumlah pertemuan terkait penilaian penghargaan.

Peran Megawati dalam forum ZAHF turut mendorong pengakuan terhadap organisasi Islam besar dari Indonesia. NU dan Muhammadiyah akhirnya terpilih sebagai pemenang kategori organisasi kemasyarakatan yang pengumumannya berlangsung di Abu Dhabi.

"Dalam berbagai rapat saat itu, Ibu Megawati mampu meyakinkan para dewan juri bahwa NU dan Muhammadiyah layak menjadi pemenang," ucap Basarah.

2. Megawati akan jadi pembicara di forum International Human Fraternity Majlis

Megawati Soekarnoputri (dok.PDIP)

Selain menghadiri seremoni penghargaan, Megawati juga dijadwalkan berbicara dalam forum International Human Fraternity Majlis. Topik yang dibahas berfokus pada kepemimpinan perempuan di tingkat global.

"Selain menghadiri seremoni Zayed Award 2026, Ibu Megawati akan berbicara di International Human Fraternity Majlis membahas tentang kepemimpinan perempuan. Di forum ini Ibu Megawati berbicara bersama sejumlah pemimpin perempuan dunia, seperti Ibu Negara Libanon, Nehmat Aoun, Ibu Negara Pakistan Aseefa Bhutto Zardari, Ibu Negara Kolombia Veronica Alcocer Garcia, dan sejumlah lainnya," kata Basarah.

3. Megawati akan melakukan pertemuan bilateral lagi dengan Putra Mahkota

Megawati Soekarnoputri di UGM, Sleman, DIY, Rabu (1/10/2025). (IDN Times/Tunggul Damarjati)

Di luar agenda forum internasional, pertemuan bilateral juga masuk dalam jadwal. Megawati direncanakan bertemu kembali dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan.

"Pertemuan dengan Pangeran Khaled UEA ini pun menjadi momen spesial tersendiri. Di tahun 2025 lalu, Ibu Megawati juga bertemu langsung dengan Pangeran Al Nahyan UEA tersebut," ujar Basarah.

Editorial Team