Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mendagri dan Mentan Teken SEB, Minta Daerah Sukseskan Swasembada Pangan
Mendagri dan Mentan sepakati Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Pengelolaan Sarana Prasarana, serta Ketenagaan Penyuluhan Pertanian dalam rangka Swasembada Pangan Berkelanjutan di Gedung Sasanan Bhakti Praja (SBP), Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (12/10/2026)(dok. Kemendagri)
  • Mendagri meminta pemerintah daerah mendukung penyuluhan pertanian untuk menyukseskan swasembada pangan.

  • SEB mengatur dukungan sarana, prasarana, dan tenaga penyuluhan pertanian, termasuk operasional serta perbaikan BPP.

  • Kementan mencatat 37.237 penyuluh memanfaatkan 5.836 BPP di berbagai daerah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
9 Oktober 2026

Data Kementerian Pertanian mencatat 37.237 penyuluh pertanian dan 5.836 unit BPP di seluruh Indonesia.

Senin (12/10/2026)

Mendagri Muhammad Tito Karnavian dan Mentan Andi Amran Sulaiman menandatangani SEB di Jakarta.

tahun ini

Kementerian Pertanian melakukan refocusing anggaran biaya untuk memperbaiki BPP yang rusak.

dua bulan

Perbaikan BPP yang rusak berat ditargetkan selesai dalam waktu dua bulan.

tahun depan

Perbaikan seluruh BPP ditargetkan selesai.

kini

Penyuluh pertanian berada langsung di bawah naungan Kementerian Pertanian berdasarkan Inpres Nomor 3 tahun 2025.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Mendagri dan Mentan menandatangani SEB tentang pengelolaan sarana prasarana dan ketenagaan penyuluhan pertanian untuk swasembada pangan berkelanjutan.
  • Who?
    Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
  • Where?
    Gedung Sasanan Bhakti Praja, Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.
  • When?
    Senin (12/10/2026).
  • Why?
    Untuk mendukung penyuluhan pertanian dan mempercepat pelaksanaan swasembada pangan di lapangan.
  • How?
    Melalui dukungan pemerintah daerah terhadap operasional BPP, penggunaan anggaran daerah, serta perbaikan BPP yang rusak oleh Kementerian Pertanian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mendagri Tito dan Mentan Andi menandatangani aturan bersama untuk membantu petugas pertanian. Pemerintah daerah diminta membantu tempat kerja dan kebutuhan petugas itu. Ada 37.237 penyuluh dan 5.836 BPP di Indonesia. Tempat yang rusak akan diperbaiki. Sekarang, mereka bekerja untuk membantu swasembada pangan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penandatanganan SEB memperjelas dukungan terhadap penyuluh pertanian yang bekerja di lapangan. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah juga membuka ruang bagi operasional serta perbaikan BPP, sehingga sarana kerja penyuluh dapat dioptimalkan untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (pemda) menyukseskan swasembada pangan dengan mendukung penyuluhan pertanian ke masyarakat. Sebagai salah satu program prioritas Presiden Prabowo, swasembada pangan membutuhkan peran penyuluh pertanian yang merupakan garda terdepan di lapangan.

Posisi para penyuluh itu kini langsung di bawah naungan Kementerian Pertanian berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 tahun 2025 tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian dalam Rangka Percepatan Swasembada Pangan.

"Persoalannya adalah beliau (Menteri Pertanian) memerlukan pasukan di lapangan. Jadi selama ini beliau bekerja sama dengan PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan)," ujar Tito kepada awak media usai menandatangani Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Pengelolaan Sarana Prasarana, serta Ketenagaan Penyuluhan Pertanian dalam rangka Swasembada Pangan Berkelanjutan di Gedung Sasanan Bhakti Praja (SBP), Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (12/10/2026).

1. Kepala daerah diminta untuk turut membantu operasional BPP

Mendagri dan Mentan sepakati Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Pengelolaan Sarana Prasarana, serta Ketenagaan Penyuluhan Pertanian dalam rangka Swasembada Pangan Berkelanjutan di Gedung Sasanan Bhakti Praja (SBP), Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (12/10/2026)(dok. Kemendagri)

Melalui penandatanganan SEB dengan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, Tito mengungkapkan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) menjadi wadah para penyuluh untuk menjalankan tugasnya di tingkat kecamatan. Karenanya, ia meminta kepala daerah untuk turut membantu operasional BPP dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), anggaran Transfer ke Daerah (TKD), atau mekanisme penganggaran lain.

Ia mengungkapkan BPP yang rusak juga akan diperbaiki oleh Kementerian Pertanian. Melalui sinergi tersebut, ia berharap kebijakan swasembada di tingkat pusat bisa terlaksana dengan baik di lapangan.

"Kami kira, kita mem-backup sepenuhnya pada Bapak Menteri Pertanian," tegasnya.

2. Berdasarkan data Kementan terdapat 37.237 penyuluh pertanian

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman bersama Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., menyerahkan langsung Bantuan Pangan Pemerintah kepada warga di Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (12/8). (Dok. Bulog).

Sementara itu, Mentan Andi Amran Sulaiman menjabarkan, berdasarkan data Kementerian Pertanian per 9 Oktober 2026, terdapat 37.237 penyuluh pertanian di seluruh Indonesia. Dalam menjalankan tugasnya, mereka memanfaatkan 5.836 unit BPP yang tersebar di berbagai daerah. Ia memastikan jajarannya siap memperbaiki BPP yang rusak agar bisa dioptimalkan.

"Kami langsung refocusing anggaran biaya tahun ini. Kalau bisa dua bulan selesai yang tadi rusak berat, kita perbaiki. Kemudian Insyaallah tahun depan sudah selesai semuanya. Ini (BPP) untuk tempatnya PPL bernaung," ujar Andi.

3. Soroti konsistensi upaya Mendagri menstabilkan harga pangan di berbagai daerah

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Gempa Wilayah NTT yang berlangsung secara hybrid dari Ruang Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Minggu (16/8/2026)(Dok. Kemendagri)

Dalam kesempatan ini, Andi mengapresiasi konsistensi upaya Mendagri untuk menstabilkan harga pangan di berbagai daerah.

"Terima kasih Pak Mendagri, Profesor Tito. Beliau Bapak inflasi Indonesia yang menstabilkan harga sepanjang jabatan beliau, selama beliau menjabat sampai hari ini," tutupnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional Andriko Noto Susanto, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, serta pihak terkait lainnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article