Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menhut Sebut Jambi Membaik Ketimbang 3 Pekan Lalu akibat Karhutla
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni saat rapat terbatas (Ratas) penanganan karhutla bersama Gubernur Sumsel Herman Deru, Wakil Gubernur Sumsel H Cik Ujang, serta para bupati dan wali kota se-Sumsel, Senin (26/10/2026). (Dok. Kemenhut)
  • Kondisi Jambi akibat karhutla disebut jauh lebih baik dibandingkan tiga pekan lalu, meski masih ada dua lokasi yang perlu ditangani.

  • Curah hujan tinggi hingga 2 November akan dimanfaatkan untuk pembasahan lahan, didukung teknologi modifikasi cuaca dan pasukan di lapangan.

  • Setelah 2 November, patroli besar melibatkan TNI, Polri, Manggala Agni, kepolisian kehutanan, dan BPBD untuk mencegah titik api baru.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
tiga pekan lalu

Kondisi Jambi akibat karhutla disebut lebih buruk dibandingkan keadaan saat ini.

Selasa (27/10/2026)

Raja Juli Antoni menyampaikan kondisi Jambi dalam rapat koordinasi bersama Gubernur Jambi, TNI, Polri, dan Bupati-Walikota.

Rabu (28/10/2026)

Keterangan Raja Juli Antoni mengenai kondisi Jambi disampaikan melalui keterangan tertulis Kemenhut.

2 November

Curah hujan diperkirakan cukup tinggi hingga waktu tersebut. Pembasahan lahan akan dimaksimalkan dengan hujan alami, TMC, dan pasukan lapangan.

setelah 2 November

Pemerintah akan memperkuat patroli untuk mencegah munculnya titik api baru.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kondisi Jambi yang terdampak karhutla membaik, tetapi dua lokasi masih perlu ditangani.
  • Who?
    Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Gubernur Jambi Al Haris, TNI, Polri, Manggala Agni, kepolisian kehutanan, BPBD, dan pemerintah daerah.
  • Where?
    Jambi, termasuk lokasi yang dipantau melalui Sipongi dan hasil pengecekan lapangan.
  • When?
    Disampaikan dalam rapat koordinasi Selasa (27/10/2026), dengan keterangan tertulis pada Rabu (28/10/2026).
  • Why?
    Untuk mempercepat pembasahan lahan, mengendalikan karhutla, dan mencegah munculnya titik api baru.
  • How?
    Memanfaatkan hujan, teknologi modifikasi cuaca, pembasahan oleh pasukan, serta patroli besar setelah 2 November.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jambi yang terkena kebakaran hutan sekarang sudah lebih baik daripada tiga minggu lalu. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni membicarakannya bersama Gubernur Jambi dan petugas. Hujan akan datang sampai 2 November untuk membasahi lahan. Setelah itu, banyak petugas akan berpatroli supaya api baru tidak muncul.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perbaikan kondisi Jambi menunjukkan penanganan karhutla terus berjalan. Tidak adanya titik panas dengan tingkat kepercayaan di Sipongi menjadi perkembangan positif, sementara perkiraan hujan hingga 2 November memberi ruang untuk mempercepat pembasahan lahan. Upaya ini juga diperkuat TMC, pasukan lapangan, dan rencana patroli lintas lembaga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan kondisi Jambi yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat ini, sudah jauh lebih baik dibandingkan tiga pekan lalu.

Hal itu ia sampaikan dalam rapat koordinasi di Jambi, bersama Gubernur Jambi Al Haris, beserta jajaran TNI-Polri dan Bupati-Walikota, Selasa (27/10/2026).

“Keadaan Jambi jauh lebih baik ketimbang tiga minggu lalu ketika saya datang ke sini,” kata Raja Juli dalam keterangan tertulis Kemenhut, Rabu (28/10/2026).

1. Jambi akan segera memasuki musim hujan

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni dalam rapat koordinasi di Jambi, bersama Gubernur Jambi Al Haris, beserta jajaran TNI Polri dan Bupati-Walikota, Selasa (27/10/2026). (Dok. Kemenhut)

Menhut menjelaskan, berdasarkan pemantauan hotspot, titik panas dengan tingkat kepercayaan (confidence) di Sipongi sudah tidak ada. Meski demikian, hasil pengecekan di lapangan masih menemukan dua lokasi yang perlu ditangani.

Di sisi lain, Menhut menyebut, Jambi akan segera memasuki musim hujan. Berdasarkan informasi BMKG, curah hujan diperkirakan cukup tinggi hingga 2 November. Kondisi tersebut akan dimanfaatkan untuk mempercepat upaya pembasahan lahan, agar kondisi karhutla semakin terkendali.

“Berita baik lainnya alhamdulillah bahwa musim hujan akan segera datang di Jambi. Akan ada hujan yang tadi dikatakan oleh BMKG cukup, apa namanya, curah hujan cukup tinggi sampai 2 November,” kata Raja Juli.

2. Kemenhut akan mempertebal peluang hujan dengan TMC

Menhut Raja Antoni saat meninjau penanganan karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kamis (16/10/2026). (Dok. Kemenhut)

Raja Juli berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pembasahan. Selain mengandalkan hujan alami, upaya tersebut juga akan diperkuat melalui teknologi modifikasi cuaca (TMC) atau hujan buatan, serta pembasahan oleh pasukan di lapangan.

“Semoga jendela sampai 2 November ini benar-benar kita manfaatkan untuk pembasahan, jadi hujannya alami ada TMC akan kita pertebal, dan kemudian juga pembasahan pasukan dan akan dilakukan,” ujarnya.

3. Patroli skala besar akan dilakukan setelah 2 November

Menhut Raja Antoni saat meninjau penanganan karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kamis (16/10/2026). (Dok. Kemenhut)

Menhut mengatakan, setelah 2 November 2026, pemerintah akan memperkuat patroli untuk mencegah munculnya titik api baru. Patroli tersebut akan melibatkan TNI, Polri, Manggala Agni, kepolisian kehutanan, dan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) hingga musim hujan yang lebih besar tiba.

“Setelah 2 November kita berharap nanti akan ada patroli besar-besaran juga dari TNI Polri, Manggala Agni, kepolisian kehutanan, dan juga BPBD agar tidak ada titik baru, tidak ada titik api baru pasca tanggal 2 November sampai musim hujan lebih besar,” katanya.

Menhut juga mengingatkan masyarakat agar tidak kembali melakukan pembakaran hutan dan lahan. Menurutnya, penanganan karhutla merupakan tanggung jawab bersama agar tidak muncul titik api baru di Jambi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article