Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menkes Budi: ISPU Palangkaraya Tembus 1.500, Sangat Berbahaya
Agenda program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Kementerian Kesehatan bersama Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) pada Senin (26/10/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)
  • ISPU di Palangkaraya sempat mencapai 1.200 hingga 1.500, jauh melampaui ambang 300 yang dikategorikan sangat berbahaya.

  • Kementerian Kesehatan menyalurkan sekitar 1,3 juta masker dan menyiapkan tambahan untuk warga di daerah terdampak.

  • Sekitar 21 kabupaten dan kota disasar untuk pemenuhan tabung oksigen, sementara paket obat juga disalurkan bagi pasien ISPA.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Agustus hingga Oktober

Wartawan menyampaikan data 75 ribu balita terpapar ISPA.

Senin (26/10/2026)

Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa ISPU di Palangkaraya sempat mencapai 1.200 hingga 1.500 saat ditemui di Gedung Kemenkes, Jakarta.

minggu yang sama

Budi menyampaikan rencana pengiriman tambahan masker ke daerah terdampak.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    ISPU di Palangkaraya sempat mencapai 1.200 hingga 1.500 dan berdampak pada penanganan polusi serta kasus ISPA.
  • Who?
    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Kementerian Kesehatan menangani kebutuhan kesehatan di daerah terdampak.
  • Where?
    Palangkaraya, Kalimantan Tengah, serta sekitar 21 kabupaten dan kota yang menjadi sasaran pemenuhan fasilitas.
  • When?
    Budi menyampaikan keterangan itu di Gedung Kemenkes, Jakarta, Senin (26/10/2026). Data ISPA mencakup Agustus hingga Oktober.
  • Why?
    Karena ISPU tinggi dan paparan polusi dapat menyebabkan gangguan pernapasan serta membutuhkan perlindungan dan penanganan kesehatan.
  • How?
    Dengan menyalurkan masker dan paket obat, mengirim tambahan kebutuhan, serta melengkapi puskesmas dengan dua tabung oksigen besar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

ISPU di Palangkaraya sangat tinggi, sampai 1.500. Menteri Kesehatan Budi mengatakan udara itu berbahaya. Kementerian Kesehatan mengirim masker, obat, dan tabung oksigen ke daerah yang terkena polusi. Ada 75 ribu balita yang terkena ISPA, tetapi tidak semuanya harus dirawat di rumah sakit.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kementerian Kesehatan telah mengambil langkah preventif dengan menyalurkan sekitar 1,3 juta masker, menyiapkan tambahan, mengirim paket obat, dan melengkapi puskesmas dengan tabung oksigen. Langkah ini menyediakan dukungan langsung bagi warga terdampak, sementara kasus ISPA yang kondisinya memungkinkan dapat ditangani melalui rawat jalan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menyebut indeks standar pencemar udara (ISPU) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, sempat mencapai 1.200 hingga 1.500. Angka tersebut jauh melampaui ambang ISPU 300 yang dikategorikan sangat berbahaya menurut penjelasan Budi.

"Di atas 200 itu sudah merah, sudah berbahaya. Di atas 300, sangat berbahaya. Ini bayangkan bisa sampai 1.200, 1.500," kata dia saat ditemui di Gedung Kemenkes, Jakarta, Senin (26/10/2026).

1. Menkes kirim tambahan masker ke daerah terdampak

Agenda program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Kementerian Kesehatan bersama Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) pada Senin (26/10/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)

Budi mengatakan Kementerian Kesehatan telah menyalurkan masker untuk membantu masyarakat melindungi diri dari polusi udara, terutama partikel halus PM2.5. Distribusi masker, dijelaskan Budi, akan kembali dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga di daerah terdampak. Pengiriman masker tambahan pun akan dilakukan di pekan yang sama.

"Nah, kami sudah lihat secara preventif butuhnya masker. Kami sudah kirim masker kan sekitar 1,3 juta," katanya.

2. Puskesmas di daerah terdampak dilengkapi tabung oksigen

Agenda program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Kementerian Kesehatan bersama Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) pada Senin (26/10/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)

Selain masker, Kementerian Kesehatan menyiapkan fasilitas oksigen untuk menangani warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan polusi. Budi mengatakan sekitar 21 kabupaten dan kota akan menjadi sasaran pemenuhan fasilitas tersebut.

Tabung oksigen, ditegaskan Budi, sangat diperlukan agar pasien dengan saturasi rendah dapat segera memperoleh penanganan di puskesmas.

"Itu semuanya kami lengkapi seluruh puskesmasnya harus ada dua tabung oksigen yang besar," kata Budi.

3. Sebanyak 75 ribu balita dilaporkan terpapar ISPA

Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam konpers pencapaian 2 tahun pemerintahanPrabowo-Gibran di Gedung Kemenkes, Kamis (22/10/2026) / IDN Times Dini Suciatiningrum

Terkait data 75 ribu balita terpapar infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) selama Agustus hingga Oktober 2026, Budi mengatakan tidak semua pasien ISPA perlu dirawat di rumah sakit. Budi menyebut penanganan ISPA dapat dilakukan melalui rawat jalan, bergantung pada kondisi pasien.

"Teman-teman juga mesti tahu, ya, bahwa ISPA itu bukan penyakit yang masuk rumah sakit," kata dia.

Kementerian Kesehatan juga telah menyalurkan sekitar 500 ribu paket obat dan berencana mengirimkan tambahan dengan jumlah serupa.

"Nah, kami pastikan juga obatnya sudah dikirim sekitar 500 ribuan paket. Kami akan kirim lagi 500 ribu," ujarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article