Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mensos Minta Kelola Asrama Sekolah Rakyat seperti Hotel Bintang Lima
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, dalam rapat koordinasi bersama para kepala sekolah dan tenaga kependidikan Sekolah Rakyat seluruh Indonesia di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2026). (dok. Kementerian Sosial)
  • Gus Ipul meminta pengelolaan asrama Sekolah Rakyat dilakukan profesional seperti hotel bintang lima, karena asrama menjadi ruang penting pembentukan karakter siswa selama 24 jam.
  • Mensos menegaskan perlunya standar operasional yang seragam di seluruh Sekolah Rakyat agar tidak ada perbedaan kualitas layanan, mencakup pembelajaran hingga kehidupan di asrama.
  • Kemensos akan memperkuat pengawasan asrama dengan teknologi CCTV dan mendorong kepala sekolah membangun budaya disiplin, kebersihan, serta pelayanan terbaik bagi siswa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
31 Mei 2026

Menteri Sosial Saifullah Yusuf meminta pengelolaan asrama Sekolah Rakyat dilakukan secara profesional layaknya hotel bintang lima. Dalam rapat koordinasi dengan kepala sekolah dan tenaga kependidikan, ia menekankan pentingnya standar pelayanan yang baik sejak sekarang.

kini

Kemensos tengah mempersiapkan penguatan sistem pengawasan asrama melalui pemasangan CCTV di berbagai titik sekolah serta mendorong peningkatan disiplin dan kualitas layanan di seluruh Sekolah Rakyat.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Menteri Sosial meminta pengelolaan asrama Sekolah Rakyat dilakukan secara profesional dengan standar pelayanan setara hotel bintang lima untuk mendukung pembentukan karakter siswa.
  • Who?
    Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul bersama jajaran Kemensos, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.
  • Where?
    Arahan disampaikan di Jakarta dalam rapat koordinasi yang melibatkan pengelola Sekolah Rakyat dari berbagai daerah di Indonesia.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Minggu, 31 Mei 2026, saat kegiatan koordinasi antara Kementerian Sosial dan pihak sekolah berlangsung.
  • Why?
    Kebijakan ini dimaksudkan agar asrama menjadi ruang pembentukan karakter siswa serta memastikan keseragaman kualitas layanan pendidikan dan kehidupan di seluruh Sekolah Rakyat.
  • How?
    Kemensos akan menerapkan standar operasional seragam, memperkuat pengawasan dengan CCTV, serta menyiapkan SDM dan fasilitas sesuai prinsip manajemen hotel bintang lima.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Gus Ipul bilang asrama Sekolah Rakyat harus dirawat seperti hotel bagus banget. Katanya tempat itu penting buat anak-anak belajar jadi baik dan disiplin. Semua orang di sekolah harus kerja sama, dari guru sampai petugas bersih-bersih. Nanti juga ada kamera CCTV biar aman dan rapi. Sekarang mereka lagi siap-siap biar semuanya bagus.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Arahan Mensos Saifullah Yusuf untuk mengelola asrama Sekolah Rakyat layaknya hotel bintang lima mencerminkan komitmen serius terhadap kualitas pendidikan dan pembentukan karakter siswa. Penekanan pada standar pelayanan, keseragaman SOP, serta pengawasan teknologi seperti CCTV menunjukkan upaya sistematis menciptakan lingkungan belajar yang aman, tertib, dan berorientasi pada kesejahteraan peserta didik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul, meminta pengelolaan asrama Sekolah Rakyat dilakukan secara profesional layaknya hotel bintang lima. 

Menurut dia, pengelolaan asrama menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter siswa karena aktivitas berlangsung selama 24 jam. 

“Anggap seperti mengelola hotel bintang lima. Bagaimana toiletnya, bagaimana tata kelolanya, bagaimana SDM-nya. Semua harus dipersiapkan dari sekarang,” ujar Gus Ipul, dikutip dari laman Kemensos, Minggu (31/5/2026).

1. Asrama jadi ruang pembentukan karakter siswa

Ilustrasi siswa sekolah dasar, Dok. Diskominfo Bandung

Saat rapat koordinasi bersama kepala sekolah dan tenaga kependidikan Sekolah Rakyat seluruh Indonesia, Gus Ipul menilai asrama menjadi ruang utama pembentukan karakter siswa, karena para peserta didik akan menjalani aktivitas sehari-hari di lingkungan sekolah. 

Dia meminta seluruh pengelola menyiapkan standar pelayanan yang baik sejak sekarang. 

Menurut dia, seluruh unsur di sekolah mulai dari kepala sekolah, guru, wali asuh, hingga petugas kebersihan memiliki tanggung jawab dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman dan disiplin. 

“Mulai sekarang, bukan nanti. Kesiapan harus dibangun jauh sebelum Sekolah Rakyat permanen diresmikan,” ujar dia.

2. Gus Ipul minta tidak boleh ada perbedaan kualitas layanan sekolah

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melakukan rapat koordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo terkait pembangunan Gedung Sekolah Rakyat permanen di kantor Kemensos, Jakarta, Selasa (26/5/2026). (Biro Humas Kemensos/Bayu Aprianto)

Dalam arahannya, Gus Ipul juga meminta seluruh Sekolah Rakyat memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang seragam. 

Dia tidak ingin ada perbedaan kualitas layanan antarsekolah, baik dalam aspek pembelajaran maupun kehidupan di asrama. 

“Semua harus terprotokol dan terdokumentasi dengan baik. Tidak boleh ada Sekolah Rakyat yang kualitas layanannya jauh berbeda dengan yang lain,” kata dia.

Gus Ipul menyebut standar tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari pembelajaran, kesehatan, pengasuhan, ibadah, hingga kehidupan di asrama.

3. Pengawasan asrama akan diperkuat dengan CCTV

ilustrasi CCTV (unsplash.com/Michał Jakubowski)

Untuk mendukung pengelolaan asrama, Kemensos juga akan memperkuat sistem pengawasan berbasis teknologi, salah satunya melalui pemasangan CCTV di berbagai titik sekolah. 

Selain itu, Gus Ipul juga meminta seluruh kepala sekolah mulai membayangkan tanggung jawab yang akan mereka emban ketika fasilitas mulai digunakan. 

“Naikkan level kepemimpinan dan cara berpikir kita. Bangun budaya disiplin, kebersihan, ketertiban, dan pelayanan yang terbaik bagi anak-anak kita,” kata dia.

Editorial Team

Related Article