Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mensos Salurkan Bantuan Atensi, Ada Operasi Katarak Gratis di Bekasi
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf. (IDN Times/Imam Faishal)
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyalurkan bantuan Atensi senilai Rp776 juta untuk 434 penerima manfaat di RS Bhakti Husada, Bekasi, mencakup operasi katarak gratis dan dukungan sosial lainnya.
  • Program ini menyasar masyarakat “The Invisible People”, yaitu warga yang belum pernah menerima bantuan pemerintah dan tidak tercatat dalam data pembangunan nasional.
  • Salah satu penerima manfaat, Romi (62), mengaku bersyukur setelah menjalani operasi katarak gratis yang memulihkan penglihatannya setelah tiga bulan mengalami gangguan mata kiri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bekasi, IDN Times - Menteri Sosial Saifullah Yusuf, salurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) di Rumah Sakit (RS) Bhakti Husada, Jalan RE Martadinata, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu (25/2/2026).

Saifullah menyampaikan, bantuan tersebut menyasar sekitar 434 penerima manfaat (PM) dan menelan anggaran mencapai Rp776.360.500.

"Bakti sosial ini ditujukan kepada keluarga-keluarga penerima manfaat yang memerlukan bantuan dari pemerintah," kata Saifullah yang akrab disapa Gus Ipul, Rabu (25/2/2026).

1. Operasi katarak gratis

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf. (IDN Times/Imam Faishal)

Gus Ipul menyampaikan, bantuan tersebut meliputi operasi katarak gratis, sunat gratis, hingga bantuan kewirausahaan dan bantuan perlengkapan sekolah anak.

Bahkan, lanjut Ipul, pihaknya juga memberikan bantuan untuk menebus ijazah bagi warga yang kesulitan biaya saat masih bersekolah.

"Di antaranya adalah mereka keluarga-keluarga yang tidak mampu menebus ijazahnya di sekolahnya atau biaya-biaya yang lain di sekolah tersebut. Banyak juga dari penyandang kesehatan yang membutuhkan alat-alat yang dibutuhkan, dan juga tentu adalah keluarga-keluarga yang perlu diberdayakan," jelas dia.

2. Sasar The Invisible People

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf. (IDN Times/Imam Faishal)

Gus Ipul mengatakan, khusus di Kota Bekasi, bantuan menyasar kepada masyarakat The Invisible People atau masyarakat yang belum pernah menerima bantuan dari pemerintah.

"Ini adalah salah satu tugas Kementerian Sosial dari Presiden untuk benar-benar memperhatikan mereka yang disebut dengan The Invisible People," kata dia.

"Mereka ada di sekitar kita, tapi belum tersentuh oleh program-program pembangunan. Mereka yang tertinggal, mereka yang belum beruntung, mereka yang tidak ada dalam data. Sehingga ini memang memerlukan perhatian khusus," lanjut Gus Ipul.

3. Beryukur dapat bantuan

Ilustrasi sunat. (IDN Times/Imam Faishal)

Sementara, salah satu penerima manfaat, Romi (62), mengaku sangat bersyukur telah mendapatkan bantuan operasi katarak gratis. Sebab, dia mengaku telah tiga bulan menderita katarak hingga gangguan penglihatan di mata kirinya.

“Alhamdulillah saya bersyukur karena penglihatan saya akhirnya bisa kembali terang. Rasanya sedih dan takut karena sebelumnya hanya melihat sebelah mata. Padahal awalnya mata saya normal,” kata Romi.

Romi juga menceritakan, dirinya mengetahui informasi operasi katarak gratis dari kader yang di wilayah tempat tinggalnya. Menurut dia, program tersebut sangat membantu masyarakat kecil.

Saat menjalani operasi katarak, dia juga mengaku pasrah dan menyerahkan sepenuhnya kepada tim medis.

“Saya sudah pasrah aja ke Allah dan ke dokter. Yang penting bisa sembuh,” jelas dia.

Editorial Team