Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Menteri Komdigi Belum Bisa Ungkap Penyebab Blackout di Batam

2 min read
Menteri Komdigi Belum Bisa Ungkap Penyebab Blackout di Batam
Konferensi pers Bali Tech Week di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Selasa (13/10/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)
  • Meutya Hafid belum memastikan penyebab blackout di Batam karena pemerintah masih mengumpulkan informasi dan berkoordinasi lintas sektor.

  • Telkomsel menyatakan jaringan telekomunikasinya tetap berfungsi selama pemadaman listrik di Batam.

  • Baterai cadangan dan genset membantu menjaga jaringan, tetapi ketersediaannya tidak merata dan perangkat tersebut rawan dicuri.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, belum dapat memastikan penyebab pemadaman listrik massal atau blackout di Batam, Kepulauan Riau, yang terjadi sejak Senin (12/10/2026). Pemerintah masih berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mendalami kejadian tersebut.

“Jadi untuk saat ini belum dapat tercapai konklusi atau kesimpulan apa pun. Sekali lagi sampai tim kami berkoordinasi dengan tim dari kementerian/lembaga lainnya,” ujar Meutya di Kantor Kemkomdigi, Selasa (13/10/2026).

  1. 1. Pemerintah masih dalami penyebab blackout

    Konferensi pers Bali Tech Week di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Selasa (13/10/2026).
    Konferensi pers Bali Tech Week di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Selasa (13/10/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)

    Meutya mengatakan, pemerintah belum bisa menyampaikan kesimpulan karena pengumpulan informasi dan koordinasi lintas sektor masih berlangsung. Dia belum memaparkan dugaan penyebab pemadaman listrik yang melanda Batam tersebut.

    “Kita itu masih melihat kejadian di Batam ini, jadi kita belum dapat menyampaikan apa pun dulu sambil tim kita berkomunikasi dengan lintas sektoral,” kata Meutya.

  2. 2. Telkomsel klaim jaringan tetap berfungsi

    ilustrasi blackout
    ilustrasi blackout (unsplash.com/Nhan Hoang)

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan, pemadaman listrik di Batam tidak berdampak terhadap jaringan telekomunikasi perusahaan. Menurut dia, baterai cadangan dan generator set (genset) membantu menjaga operasional jaringan selama listrik padam.

    “Untuk Batam, kemarin Alhamdulillah tidak ada impact terhadap jaringan telekomunikasi di Telkomsel. Kebetulan kita punya kapasitas baterai backup cukup selama periode pemadaman, ditambah beberapa genset yang kita standby-kan,” ujar Nugroho.

  3. 3. Baterai dan genset rawan dicuri

    Menteri Komdigi Belum Bisa Ungkap Penyebab Blackout di Batam
    Ilustrasi listrik di aceh masih padam (ANTARA Foto/Nova Wahyudi)

    Nugroho mengatakan, ketersediaan baterai cadangan dan genset tidak merata di seluruh daerah. Pencurian perangkat menjadi salah satu tantangan bagi perusahaan dalam menjaga jaringan telekomunikasi ketika terjadi pemadaman listrik.

    “Tidak selalu ada di setiap daerah, karena memang ada challenge di mana kadang baterai dicuri, genset dicuri. Alhamdulillah kemarin di Batam semua infrastruktur kita aman, sehingga bisa berfungsi dengan baik,” kata dia.

    Pemadaman listrik berskala luas melanda Kota Batam sejak, Senin (12/10/2026) sekitar Pukul 06.30 WIB. Gangguan yang berdampak pada sekitar 90 persen wilayah Batam itu melumpuhkan sejumlah aktivitas masyarakat, mulai dari distribusi air bersih, kegiatan industri, hingga lalu lintas di sejumlah ruas jalan akibat tidak berfungsinya lampu lalu lintas.

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More