Jakarta, IDN Times - Suasana di ruas tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) mendadak lengang pada Kamis, 22 Oktober 2026 pagi. Ruas tol sepanjang 3,5 kilometer dengan lebar 24 meter yang biasanya ramai dilewati kendaraan itu disulap menjadi landasan pacu darurat pesawat tempur milik TNI Angkatan Udara (AU).
Warga sekitar terlihat berkumpul di samping ruas tol di KM 834 hingga 837+500. Mereka rupanya ingin menyaksikan empat pesawat tempur yang melakukan uji coba lepas landas dan mendarat di sana.
Uji coba mulai dilakukan oleh dua pesawat EMB-314 Super Tucano dari Lanud Abdulrachman Saleh Malang sekitar pukul 09.00 WIB. Kedua pesawat itu lebih dulu melintas di ketinggian rendah untuk pengecekan akhir runway. Kemudian, disusul pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dari Lanud Iswahjudi Madiun.
Dikutip dari keterangan video yang dikirimkan oleh TNI AU, setelah mendapatkan izin dari menara kontrol darurat yang disiapkan di sisi tol, Super Tucano melakukan manuver pertama. Dari arah timur, pesawat merendah, roda pendaratan terbuka dan mendarat mulus di atas aspal tol yang markanya telah dimodifikasi menyerupai landasan pacu. Suara mesin meraung keras disambut tepuk tangan warga yang menonton.
Tak berselang lama, giliran jet tempur F-16 yang melakukan pendaratan. Dengan kecepatan tinggi, jet tempur buatan Amerika Serikat (AS) itu menyentuh landasan, mengerem dalam jarak pendek lalu melaju dengan pelan sempurna di tengah ruas tol.
Setelah dinyatakan aman oleh tim teknis, kedua pesawat melakukan take off. Mesin dinyalakan penuh, pesawat kemudian melaju kencang di atas tol lalu terangkat ke udara. Pesawat meninggalkan kepulan asap tipis di ujung runway.
