Jakarta, IDN Times - Momen haru terjadi seusai rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi III DPR RI bersama pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea, Kamis (26/2/2026). Hotman membawa dua orang tua yang anaknya terlibat kasus hukum.
Pertama, orang tua Radiet Ardiansyah, Makkiyati. Radiet menjadi tersangka pembunuhan mahasiswi Universitas Mataram (Unram) berinisial NMV di Pantai Nipah, Lombok Utara. Kedua, orang tua Fandi Ramadhan, seorang ABK Sea Dragon yang kini dituntut pidana mati, Nirwana.
Kedua orang tua pelaku yang terjerat hukum, bersimpuh di hadapan Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman. Mereka juga terlihat mencium tangan dan bersujud ke Habiburokhman untuk meminta keadilan. Momen itu terjadi kala Habiburokhman menutup forum RDPU.
Melihat peristiwa itu, Habiburokhman lantas berjalan menuju kedua orang tua yang anaknya terjerat hukum. Kemudian, Habiburokhman pun disambut hangat.
Orang tua Radiet, Makkiyati menangis di hadapan Habiburokhman. Bahkan ia mencium tangan Habiburokhman untuk memohon keadilan. Selain Makkiyati, Nirwana pun melakukan hal serupa.
Tak hanya itu, Nirwana hendak bersujud di hadapan Habiburokhman. Melihat itu, Habiburokhman pun meminta Nirwana tak bersujud.
"Kasihani anak saya Pak," ucap Nirwana dikutip dari postingan Instagram @hotmanparisofficial.
"Iya nanti Bang Hotman bantu," timpal Habiburokhman.
Saat ditemui secara terpisah, Habiburokhman mengatakan, Komisi III DPR RI akan memanggil penegak hukum yang menangani dua perkara tersebut.
"Kita akan panggil. Jadi begini, ini kan fungsi konstitusional. Kami ini kan pengawas dan sekaligus de facto adalah pembuat undang-undang. Kami ingin tahu bagaimana pelaksanaan undang-undang yang kami buat. Jangan sampai justru tidak memberikan keadilan kepada masyarakat," kata dia.
