Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Muallem: Infrastruktur Aceh Terpenuhi 30 Persen Usai 6 Bulan Bencana
Gubernur Aceh Muzakir Manaf menghadap Seskab Teddy Indra Wijaya lapor situasi Aceh paska bencana. (Instagram.com/Sekretariat Kabinet)
  • Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyebut pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh baru mencapai sekitar 30 persen setelah enam bulan berjalan.
  • Kebutuhan dasar masyarakat seperti jembatan dan fasilitas pendidikan masih banyak yang belum tertangani secara maksimal di berbagai wilayah Aceh.
  • Mendagri Tito Karnavian mengumumkan anggaran Rp100,166 triliun untuk rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatra selama tiga tahun, mulai 2026 hingga 2028.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
25 Mei 2026

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Muallem) menyampaikan bahwa pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh baru mencapai sekitar 30 persen. Ia menyoroti masih banyaknya kebutuhan dasar seperti jembatan dan sekolah yang belum terpenuhi.

25 Mei 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa pemerintah mengalokasikan anggaran Rp100,166 triliun untuk pemulihan bencana di Sumatra selama periode 2026–2028, dengan pembagian dana per tahun sebesar Rp38,9 triliun pada 2026, Rp32,9 triliun pada 2027, dan Rp100,1 triliun pada 2028.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Aceh melaporkan bahwa pemulihan infrastruktur pascabencana di wilayah Aceh baru mencapai sekitar 30 persen setelah enam bulan masa penanganan.
  • Who?
    Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Muallem) dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Sumatra.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di Kompleks Parlemen, Gedung DPR RI, Jakarta, dengan fokus pemulihan berada di wilayah Provinsi Aceh dan kawasan terdampak bencana di Sumatra.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Senin, 25 Mei 2026, dalam rapat bersama Satgas PRRP dan DPR RI mengenai perkembangan rehabilitasi pascabencana.
  • Why?
    Kebutuhan dasar masyarakat seperti jembatan dan fasilitas pendidikan belum sepenuhnya terpenuhi akibat kerusakan besar yang ditimbulkan oleh bencana enam bulan sebelumnya.
  • How?
    Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp100,166 triliun untuk program pemulihan selama tiga tahun, dengan pembagian dana tiap tahun guna mempercepat pembangunan infrastruktur dasar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di Aceh ada bencana besar dan banyak jalan serta jembatan rusak. Pak Gubernur Muallem bilang baru sedikit yang sudah diperbaiki, baru tiga puluh dari seratus bagian. Sekolah juga belum semua bisa dipakai lagi. Pak Tito dari pemerintah pusat bilang uang banyak sudah disiapkan supaya semua bisa dibangun lagi sampai tiga tahun ke depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun pemulihan infrastruktur Aceh baru mencapai 30 persen setelah enam bulan bencana, komitmen pemerintah terlihat kuat melalui dukungan anggaran besar yang telah disetujui untuk tiga tahun ke depan. Kolaborasi antara Pemerintah Aceh, Satgas PRRP, dan DPR RI menunjukkan keseriusan dalam mempercepat rehabilitasi, memastikan kebutuhan dasar masyarakat terus menjadi prioritas utama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Muallem), mengatakan, berbagai persoalan akibat bencana masih menjadi perhatian utama Pemerintah Aceh, terutama tentang infrastruktur dasar yang belum sepenuhnya terpenuhi di sejumlah wilayah provinsi.

“Semua masalah bencana. Bencana masalah infrastruktur, masalah segala macam. Apa yang penting di masing-masing wilayah provinsi yang belum dapat terpenuhi," ujar Muallem saat ditemui usai rapat bersama Satgas PRRP dan DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Menurut dia, masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang belum tertangani secara maksimal, mulai dari pembangunan jembatan hingga fasilitas pendidikan. Dia mengatakan, progres pemulihan pembangunan infrastruktur baru mencapai 30 persen.

“Banyak. Banyak. Infrastruktur belum, jembatan belum. Sekolah-sekolah dan sebagainya lagi. Baru terpenuhi mungkin 30 persen (pemulihan infrastruktur)," kata Muallem.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Sumatra, Tito Karnavian, mengatakan, pemerintah telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp100,166 triliun untuk pemulihan bencana Sumatra dalam kurun waktu tiga tahun mulai 2026 hingga 2028.

Dia mengatakan, jumlah anggaran ini dibagi pada masing-masing termin waktu, pada 2026 dianggarkan sebesar Rp38,9 triliun, 2027 sebesar Rp32,9 triliun dan 2028 sebesar Rp28,2 triliun.

"Nah, total anggaran yang sudah kami usulkan, dan alhamdulillah sudah disetujui di tingkat pemerintah, dan kami tadi laporkan kepada Satgas DPR RI yang dipimpin oleh Prof Sufmi Dasco Ahmad, alhamdulillah juga didukung, itu nilainya sebanyak 100,166 triliun selama 3 tahun," kata Tito di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Editorial Team

Related Article