Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mendagri: Pemulihan Bencana Sumatra Rampung 2028, Anggaran Rp100,166 T

Mendagri: Pemulihan Bencana Sumatra Rampung 2028, Anggaran Rp100,166 T
Mendagri sekaligus Ketua Satgas PRRP Tito Karnavian usai rapat bersama DPR RI. (IDN Times/Amir Faisol).
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Mendagri Tito Karnavian menargetkan pemulihan pascabencana di Sumatra selesai pada 2028 dengan total anggaran Rp100,166 triliun yang dialokasikan selama tiga tahun mulai 2026.
  • Anggaran dibagi bertahap: Rp38,9 triliun untuk 2026, Rp32,9 triliun untuk 2027, dan Rp28,2 triliun untuk 2028, dengan fokus utama pada infrastruktur dan hunian tetap.
  • Kementerian Pekerjaan Umum menerima porsi terbesar Rp69 triliun, sementara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman mendapat Rp7,4 triliun untuk pembangunan hunian tetap hingga 2027.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Alam di Sumatra, Tito Karnavian, menargetkan pemulihan bencana Sumatra akan diselesaikan dalam kurun waktu tiga tahun, mulai 2026 hingga 2028.

Pemerintah telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp100,166 triliun untuk kurun waktu tiga tahun tersebut. Jumlah anggaran ini akan dibagi di masing-masing termin waktu, di mana pada 2026 dianggarkan sebesar Rp38,9 triliun, 2027 sebesar 32,9 triliun dan 2028 sebesar Rp28,2 triliun.

"Nah, total anggaran yang sudah kami usulkan dan alhamdulillah sudah disetujui di tingkat pemerintah dan kami tadi laporkan kepada Satgas DPR RI yang dipimpin oleh Prof Sufmi Dasco Ahmad, alhamdulillah juga didukung, itu nilainya sebanyak 100,166 triliun selama 3 tahun," kata Tito di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (25/5/2026).

"Untuk tahun 2026 totalnya adalah 38,9 triliun. Kemudian untuk tahun 2027, Rp32,9 triliun, dan tahun 2028, Rp28,2 triliun. Totalnya lebih kurang Rp100,1 triliun," sambung dia.

Tito mengatakan, Satgas PRRP telah memetakan sejumlah pekerjaan yang akan diprioritaskan pada tahun 2026, di antaranya pengerjaan infrastruktur, sungai, jalan, sekolah, dan hunian tetap (huntap). Dia tidak ingin korban bencana Sumatra terlalu lama menginap di hunian sementara (huntara).

"Setelah itu ada yang lain-lain pada 2026 prioritas kedua. Nah, yang menjadi prioritas terakhir, misalnya sungai yang tinggal ujung-ujungnya aja, ya, itu tahun 2027," kata mantan Kapolri itu.

Tito mengatakan, jumlah anggaran Rp100,166 triliun akan disebar ke masing-masing kementerian/lembaga yang terlibat dalam pemulihan bencana Sumatra. Menurut dia, anggaran paling banyak akan disebar ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebesar Rp69 triliun selama kurun waktu 2026, 2027, dan 2028.

Kemudian, sebanyak Rp7,4 triliun akan disebar ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) selama dua tahun untuk mengerjakan hunian tetap selama dua tahun ke depan.

"Kalau huntap kita targetkan paling lambat 2027, jangan terlalu lama di hunian, hunian sementara. Ini alhamdulillah sudah disetujui. Nanti tinggal tadi Pak Menteri Keuangan juga menyampaikan kesiapan anggaran untuk tahun 2026 yang 38 triliun. Nanti kementerian/lembaga akan mengajukan berikut dokumen pendukungnya," ucap dia.

Share Article
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari

Related Articles

See More