Jakarta, IDN Times - Wajah mudik di Indonesia terus berubah seiring pembangunan infrastruktur jalan tol yang semakin masif. Perjalanan jarak jauh kini terasa lebih cepat dan relatif lancar dibandingkan beberapa tahun lalu. Namun di balik jalan yang semakin mulus, muncul pertanyaan baru: apakah kelancaran perjalanan sudah cukup untuk menyebut mudik sebagai sebuah keberhasilan?
Berdasarkan Survei Angkutan Lebaran 2026 yang dilakukan Kementerian Perhubungan bersama BPS, Kemenkomdigi, dan LAPI ITB, diperkirakan sekitar 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan mudik tahun ini. Menariknya, sebagian besar pemudik masih mengandalkan kendaraan pribadi dibandingkan transportasi umum.
Fenomena ini memunculkan perdebatan baru tentang bagaimana sebenarnya mengukur keberhasilan mudik di Indonesia. Berikut beberapa hal penting yang patut diperhatikan.
