Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Nusron Wahid Muncul di Sidang Kabinet Usai 2 Kali Mangkir dari KPK
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid saat menghadiri sidang kabinet 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Istana Kepresidenan, Rabu (21/10/2026). (YouTube Sekretariat Presiden)

  • Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menghadiri Sidang Kabinet dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran di Istana Kepresidenan Jakarta pada 21 Oktober 2026.
  • Kehadiran Nusron disorot setelah ia dua kali tidak memenuhi panggilan KPK terkait perkara yang telah menetapkan delapan tersangka.
  • Dirjen Imigrasi menyebut Nusron sempat melakukan perjalanan dinas ke Singapura melalui Batam dan Malaysia, didampingi beberapa petugas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menghadiri Sidang Kabinet 2 tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026). Nusron tampak mengenakan kemeja putih lengan panjang, sama dengan anggota kabinet lainnya.

Momen Nusron hadir di Sidang Kabinet tertangkap kamera dalam siaran YouTube Sekretariat Kabinet. Nusron duduk di belakang Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.

Keberadaan Nusron sempat disorot karena dua kali tidak memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dirjen Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Hendarsam Marantoko membenarkan Nusron sempat ke luar negeri beberapa waktu lalu. Nusron menyebrang ke Singapura melalui Batam. Menurutnya, Nusron melakukan perjalanan dinas.

"Kami termonitor beliau ke Singapura melalui Batam," ujar Hendarsam kepada wartawan, Selasa (20/10/2026).

Selain itu, Nusron Wahid juga disebut sempat ke Malaysia. Hendarsam mengeklaim, hal itu dilakukan dalam rangka perjalanan dinas.

Namun, ia mengaku lupa waktu perjalanan Nusron Wahid. Hendarsam juga tidak tahu Nuron sudah kembali atau belum.

"lya, sempat ke Malaysia ada kegiatan dinas di sana. Jadi apa namanya itu? Ditemani oleh beberapa petugas, seperti itu," kata dia.

Nusron dipanggil KPK setelah lembaga anti rasuah itu menetapkan delapan orang sebagai tersangka, yakni Lampri (LMP) selaku Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN, Sontang Coin Manurung (SON) selaku Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, Adrianto Pitojo Adi (ADR) selaku Direktur Utama (Dirut) Summarecon, Rizal Pahlevi (LEV) selaku pihak swasta;

Curated For You

Editorial Team

Related Article