Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Nyoman Adhi dan Khaidir Lolos Calon Anggota BPK RI Usai Direstui DPR
Ketua BPK, Isma Yatun dalam Rapur DPR RI ke-22 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat (30/6/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
  • Komisi XI DPR RI menyetujui Nyoman Adhi Suryadnyana dan Khaidir Abdurrahman sebagai calon anggota BPK RI terpilih periode 2026-2031.
  • Persetujuan terhadap dua calon tersebut ditetapkan melalui musyawarah mufakat Komisi XI DPR setelah penilaian uji kelayakan dan kepatutan.
  • Komisi XI menguji 23 calon dalam dua panel, sementara Jodi Purgito, Hasbi Anshory, dan Samsudin tidak hadir dalam pelaksanaan uji kelayakan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
5 Oktober 2026

Komisi XI DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap 23 calon anggota BPK RI dalam dua panel. Tiga calon, Jodi Purgito, Hasbi Anshory, dan Samsudin, tidak hadir. Komisi XI kemudian menyetujui Nyoman Adhi Suryadnyana dan Khaidir Abdurrahman sebagai calon anggota BPK RI terpilih periode 2026-2031 melalui musyawarah mufakat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Komisi XI DPR RI menetapkan Nyoman Adhi Suryadnyana dan Khaidir Abdurrahman sebagai calon anggota BPK RI terpilih untuk periode 2026-2031 setelah uji kelayakan dan kepatutan.
  • Who?
    Nyoman Adhi Suryadnyana dan Khaidir Abdurrahman terpilih; Komisi XI DPR RI mengambil keputusan melalui musyawarah. Dolfie Othniel Frederic Palit menyampaikan hasil keputusan tersebut.
  • Where?
    Proses uji kelayakan dan keputusan berlangsung di Komisi XI DPR RI, Jakarta.
  • When?
    Keputusan diambil pada Senin, 5 Oktober 2026, setelah pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan calon anggota BPK RI.
  • Why?
    Nyoman Adhi dan Khaidir dipilih berdasarkan hasil musyawarah mufakat Komisi XI DPR RI setelah penilaian terhadap uji kelayakan dan kepatutan.
  • How?
    Komisi XI menguji 23 calon dalam dua panel, lalu menetapkan hasil melalui musyawarah mufakat. Jodi Purgito, Hasbi Anshory, dan Samsudin tidak hadir dalam uji kelayakan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Nyoman Adhi Suryadnyana dan Khaidir Abdurrahman dipilih DPR untuk jadi calon anggota BPK RI tahun 2026 sampai 2031. Mereka sudah ikut tes kelayakan di Komisi XI DPR. Ada 23 orang yang ikut tes. Tiga orang tidak datang, yaitu Jodi Purgito, Hasbi Anshory, dan Samsudin. Sekarang Nyoman dan Khaidir sudah disetujui DPR.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemilihan Nyoman Adhi Suryadnyana dan Khaidir Abdurrahman mencerminkan proses penilaian yang telah ditempuh melalui uji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi XI DPR. Keputusan yang dihasilkan lewat musyawarah mufakat juga menunjukkan adanya kesepahaman dalam menentukan dua calon anggota BPK untuk periode 2026–2031.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Komisi XI DPR RI merestui Nyoman Adhi Suryadnyana dan Khaidir Abdurrahman lolos menjadi calon Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terpilih periode 2026-2031 setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR RI pada Senin (5/10/2026).

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Dolfie Othniel Frederic Palit, mengatakan, keputusan tersebut merupakan hasil musyawarah Komisi XI DPR.

"Hasil keputusan musyawarah mufakat Komisi XI setelah menilai fit and proper test calon anggota BPK RI," kata Dolfie kepada IDN Times saat dihubungi, Senin (5/10/2026).

Komisi XI DPR RI telah menggelar uji kelayakan terhadap 23 calon anggota BPK RI yang dibagi ke dalam dua panel. Namun, ada tiga orang calon memilih tidak hadir pada saat pelaksanaan uji kelayakan tersebut, di antaranya Jodi Purgito, Hasbi Anshory, dan Samsudin.

Curated For You

Editorial Team

Related Article