Jakarta, IDN Times — Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan komitmen Pemprov DKI menguatkan ekosistem perfilman lewat kebijakan pengembalian insentif pajak tontonan kepada produser. Kebijakan ini disiapkan sebagai fondasi untuk mewujudkan Jakarta sebagai Kota Sinema.
Rano menyebut, kebijakan pengembalian pajak tontonan pernah diterapkan Pemprov DKI untuk mendorong produksi film. Skema itu kini akan dihidupkan kembali dengan dana yang masih dipegang pemerintah daerah sejak 2025.
“Dari mulai tahun 2025 sampai sekarang, kami masih pegang kira-kira Rp84 miliar. Makanya kemarin produser saya kumpulin, ingin kita kembalikan kepada produser untuk produksi.” ujar Rano dalam Road to Jakarta Youth Film Festival (JYFF) 2026 di Perpusnas, Kamis (3/4/2026)
