Jakarta, IDN Times – Setelah hampir 30 menit, Presiden Prabowo Subianto melangkah keluar dari gedung ruang perawatan di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026) dan memastikan para korban tabrakan kereta commuter line relasi Cikarang-Jakarta dengan KA Agro Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur sudah diurus dengan baik.
Prabowo mengatakan, sebagian besar korban sudah diperbolehkan pulang.
“Sebagian sudah ada yang pulang. Kalau tidak salah masih sekitar total 60 ya? 54, dan hampir semuanya sudah ditangani, yang saya lihat. Sudah ditangani dengan baik, sebagian sudah dikembalikan, sebagian sudah diurus. Pokoknya semuanya sudah diurus,” ujar Prabowo.
Dia mengatakan, pemerintah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang diperlukan, baik dari sisi medis maupun administrasi.
Saat ditanya tentang kompensasi bagi para korban, Prabowo memastikan hal tersebut akan diberikan.
“Ya, nanti ada semuanya, ada kompensasinya ya. Oke,” kata dia.
Berdasarkan data sementara hingga pukul 07.30 WIB, jumlah korban tercatat sebanyak 92 orang dengan rincian 85 korban selamat dan 7 orang meninggal dunia. Adapun korban yang selamat mendapat perawatan di rumah sakit serta ada pula yang langsung dibawa pulang karena hanya mengalami luka ringan.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengatakan, operasi SAR masih terus difokuskan pada pencarian dan evakuasi korban yang diduga masih berada di dalam rangkaian kereta.
“Memasuki hari kedua, kami terus mengoptimalkan seluruh personel Basarnas bersama unsur SAR gabungan yang ada. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati menggunakan peralatan ekstrikasi mengingat kondisi rangkaian kereta yang mengalami kerusakan cukup parah. Prioritas kami adalah menemukan dan mengevakuasi seluruh korban secepat mungkin,” ujar Desiana dalam keterangannya.
Sejak dini hari, proses evakuasi tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur menunjukkan perkembangan signifikan. Pada pukul 02.42 WIB, tim SAR berhasil mengevakuasi satu korban dalam kondisi meninggal dunia yang belum teridentifikasi dan langsung dibawa ke rumah sakit. Selanjutnya pada pukul 04.17 WIB, satu korban selamat atas nama Nurul (26) berhasil dievakuasi dan dirujuk ke RSUD Kota Bekasi.
Proses evakuasi berlanjut pada pukul 05.49 WIB dengan keberhasilan penyelamatan korban atas nama Ata (30), disusul pada pukul 05.59 WIB satu korban kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah sakit. Tidak berselang lama, pada pukul 06.25 WIB tim berhasil menyelamatkan Mia (26), kemudian pada pukul 06.55 WIB korban selamat atas nama Siti Fatonah (47) berhasil dikeluarkan dari rangkaian kereta. Memasuki pukul 07.25 WIB, satu korban selamat lainnya atas nama Endang Kuswati (40) juga berhasil dievakuasi dan segera mendapatkan penanganan medis.
Seluruh korban dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya, antara lain RS Bela Bekasi, RS Bhakti Kartini, RS Hermina Bekasi, RS Mitra Keluarga Bekasi Barat, RS Mitra Keluarga Bekasi Timur, RS Mitra Plumbon, RS Primaya Bekasi, RS Siloam Bekasi Timur, RS Siloam Cikarang, serta RS Polri Kramat Jati.
