Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pejabat Lapas Cibinong Mengaku Tak Tahu Asal Dana Pembangunan 13 Vila Mewah
Temuan dugaan fasilitas mewah di Lapas Cibinong (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
  • Kaur Umum Lapas Cibinong, Deni, mengaku tidak dilibatkan dan tidak mengetahui sumber anggaran pembangunan 13 rumah dinas mewah yang dibangun Januari-April 2023.

  • Pembangunan dimulai setelah Kalapas Cibinong mendapat lampu hijau lisan dari Plt Bupati Bogor saat itu, Iwan Setiawan, sementara izin tertulis disebut masih diproses.

  • Ombudsman menemukan vila mini berfasilitas mewah yang dihuni warga binaan, termasuk TV besar, AC, alat kebugaran, botol alkohol, serta dugaan penghuni harus membayar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pembangunan 13 rumah dinas berfasilitas mewah di Lapas Cibinong menjadi sorotan setelah Ombudsman RI menemukan bangunan vila mini dan fasilitas tambahan di kawasan tersebut.
  • Who?
    Deni selaku Kepala Urusan Umum Lapas Cibinong, Kalapas Cibinong saat itu, Ombudsman RI, warga binaan, serta Iwan Setiawan ketika menjabat Plt Bupati Bogor terlibat dalam informasi ini.
  • Where?
    Temuan berada di dekat rumah dinas Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor. Deni menyampaikan keterangan dalam rapat kerja Komisi XIII DPR RI di Jakarta.
  • When?
    Rumah dinas dibangun pada Januari 2023 dan selesai April 2023. Ombudsman melakukan temuan pada Rabu, 23 September 2026. Keterangan Deni disampaikan Senin, 28 September 2026.
  • Why?
    Pembangunan dilakukan setelah Kalapas Cibinong saat itu memperoleh lampu hijau dari Plt Bupati Bogor, meski izin tertulis masih akan diproses. Asal anggarannya per saat ini masih belum diketahui Deni.
  • How?
    Kalapas saat itu langsung melaksanakan pembangunan setelah mendapat persetujuan lisan. Ombudsman menemukan vila mini yang dihuni warga binaan, televisi besar, pendingin ruangan, alat kebugaran, botol minuman keras, serta pembangunan gym.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Tiga belas rumah dinas mewah dibangun di Lapas Cibinong pada 2023. Deni, pejabat Lapas, bilang ia tidak tahu uangnya dari mana karena tidak ikut pembangunan. Dulu Bupati Bogor memberi izin lisan. Ombudsman lalu menemukan rumah seperti vila, TV besar, AC, dan alat olahraga. Ada juga rencana gym dan minigolf. Warga binaan tinggal di sana dan katanya harus bayar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Terungkapnya pembangunan rumah dinas dan fasilitas yang dipersoalkan menunjukkan bahwa mekanisme pengawasan tetap bekerja: Ombudsman melakukan pemeriksaan, temuan dibawa ke rapat DPR, dan pejabat terkait dimintai keterangan secara terbuka. Proses ini memberi ruang bagi penelusuran asal anggaran serta praktik yang disebut melibatkan pembayaran oleh warga binaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kepala Urusan Umum Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cibinong, Deni, mengaku tidak tahu-menahu anggaran pembangunan rumah dinas berfasilitas mewah yang ditemukan Ombudsman baru-baru ini.

Deni awalnya menjelaskan, 13 rumah dinas mewah tersebut dibangun pada Januari 2023 dan selesai pada April di tahun yang sama. Namun, ia mengakui sebagai Kaur tidak dilibatkan selama proses pembangunannya.

Ia juga menegaskan, sama sekali tidak tahu-menahu asal muasal anggaran untuk pembangunan 13 rumah dinas tersebut.

"Ketika itu saya baru jadi Kepala Urusan Umum, dan jujur, Bapak, untuk pembangunan itu saya sebagai Kaur Umum tidak sama sekali dilibatkan, Bapak. Dan saya jujur, Bapak, saya tidak tahu-menahu dari mana dan apa dan gimana, Bapak," kata Deni dalam rapat kerja bersama Komisi XIII DPR RI, Jakarta, Senin (28/9/2026).

Deni turut menjelaskan bahwa pembangunan rumah dinas tersebut berawal dari adanya kunjungan Bupati Bogor pada 2023 yang waktu itu masih dijabat Iwan Setiawan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati. Saat itu, Bupati Bogor memberikan lampu hijau keinginan Kalapas untuk membangun rumah dinas tersebut meskipun belum ada izin tertulis.

Setelah mendapatkan restu dari Bupati Bogor, Kalapas Cibinong saat itu langsung mengeksekusi proses pembangunan 13 rumah dinas yang kini berfasilitas mewah.

"Nah, sambil beriringnya waktu, diizinkan untuk kami membangun sedangkan suratnya akan diproses, Bapak, izin. Nah, ketika itu, Pak Kalapas langsung melaksanakan pembangunan untuk rumah dinas pegawai, Bapak," kata dia.

Ombudsman RI menemukan sejumlah bangunan mewah di dekat rumah dinas Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, Rabu (23/9/2026). Anggota Ombudsman RI Syafrida Rachmawati Rasahan mengatakan, bangunan berbentuk vila mini tersebut memiliki fasilitas lengkap dan dihuni warga binaan. Di lokasi juga tengah dibangun fasilitas gym serta direncanakan pembangunan shelter untuk minigolf.

Selain itu, Ombudsman menemukan fasilitas mewah lain berupa televisi berukuran besar, pendingin ruangan, dan alat kebugaran. Bahkan, petugas menemukan botol minuman keras di salah satu pendingin ruangan. Syafrida menyebut, warga binaan yang menempati fasilitas tersebut mengaku harus mengeluarkan sejumlah uang atau berbayar.

Curated For You

Editorial Team

Related Article