Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemadaman Karhutla Kotim Dimaksimalkan Lewat Udara dan Pasukan Darat
Helikopter pemadaman karhutla di Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)
  • Penanganan karhutla di Kotim dilakukan melalui water bombing, dry ice, operasi modifikasi cuaca, dan penguatan pasukan darat.

  • Karhutla berada di lahan gambut sehingga pemantauan diperlukan agar api tidak kembali muncul setelah pemadaman.

  • Menhut meminta Banpres Rp15 miliar untuk Kotim dimanfaatkan secara maksimal dalam penanganan karhutla.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kemarin

Presiden menurunkan Banpres untuk Kotim sebesar Rp15 miliar. Dana tersebut diminta dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kebutuhan penanganan.

Sabtu (17/10/2026)

Menteri Kehutanan Raja Antoni meninjau langsung penanganan karhutla di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Minggu (18/10/2026)

Keterangan Kemenhut mengenai pemaksimalan operasi udara dan pasukan darat disampaikan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kotim terus dimaksimalkan melalui operasi udara dan penguatan pasukan darat.
  • Who?
    Menteri Kehutanan Raja Antoni, Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, MPA, dan relawan terlibat dalam penanganan.
  • Where?
    Karhutla terjadi di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, pada kawasan lahan gambut.
  • When?
    Peninjauan penanganan dilakukan Sabtu (17/10/2026), sementara keterangan Kemenhut disampaikan Minggu (18/10/2026).
  • Why?
    Penanganan membutuhkan perhatian karena api di lahan gambut dapat kembali muncul dari titik-titik yang telah dipadamkan.
  • How?
    Pemadaman dilakukan dengan water bombing, dry ice, operasi modifikasi cuaca, pasukan darat, serta pemantauan berkelanjutan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Karhutla terjadi di Kotim, Kalimantan Tengah, dan petugas berusaha memadamkannya dari udara dan darat. Ada water bombing, dry ice, serta bantuan banyak petugas seperti Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, MPA, dan relawan. Karena tanahnya gambut, api harus dipantau supaya tidak menyala lagi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penanganan karhutla di Kotim melibatkan berbagai unsur, mulai dari petugas kehutanan, TNI, Polri, BPBD, MPA, hingga relawan. Penggunaan strategi dari udara dan darat juga menunjukkan upaya yang dilakukan secara bersamaan. Dukungan Banpres Rp15 miliar memberi ruang bagi pemerintah daerah untuk memaksimalkan kebutuhan penanganan di lapangan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, terus dimaksimalkan. Upaya ini dilakukan melalui operasi udara seperti water bombing, penggunaan dry ice, operasi modifikasi cuaca (OMC), hingga penguatan pasukan darat.

Hal itu diungkap Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Antoni, saat meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Sabtu (17/10/2026).

“Udara kita maksimalkan dengan water bombing, dry ice, dan operasi modifikasi cuaca, dan juga pasukan darat karena ini sangat penting sekali,” kata Raja Juli dalam keterangan tertulis Kemenhut, Minggu (18/10/2026).

1. Lokasi karhutla di Kotim berada di kawasan gambut

Helikopter pemadaman karhutla di Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)

Raja Juli menjelaskan, karhutla terjadi di lahan gambut sehingga penanganannya membutuhkan perhatian agar api tidak kembali muncul dari titik-titik yang telah dipadamkan.

“Sejumlah unsur terlibat langsung dalam penanganan di lapangan. Petugas Manggala Agni Kementerian Kehutanan, TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA) hingga relawan bersama-sama melakukan pemadaman,” ujar dia.

2. Menhut minta petugas memastikan api benar-benar padam

Pj Gubernur Kalbar padamkan api karhutla. (IDN Times/adpim).

Menhut Raja Antoni meminta seluruh petugas memastikan api benar-benar padam setelah proses pemadaman dilakukan.

“Pemantauan juga perlu terus dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali api di lahan yang telah terbakar,” kata dia.

3. Pemda diminta manfaatkan banpres Rp15 miliar

Pemadaman api dan asap akibat Karhutla (IDN Times/Rangga Erfizal)

Usai melakukan peninjauan, Menhut Raja Antoni juga melakukan rapat koordinasi di sekitar lokasi. Menhut Raja Antoni menegaskan pemerintah memaksimalkan pemadaman via udara dan darat.

“Kemarin Pak Presiden sudah menurunkan bantuan presiden (banpres) untuk Kotim, 15 miliar rupiah, mohon itu dimanfaatkan semaksimal mungkin. Kalau masih kurang tentu kami juga bisa support lagi secara parsial dimana yang kita butuhkan,” ujar dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article