Jakarta, IDN Times - Persoalan akses jalan menuju rumah pasangan lansia di Cipinang Tengah, RT004/02, Jakarta Timur, belum kunjung menemui titik terang. Di tengah polemik yang terus bergulir, pemilik lahan tetap bersikukuh melanjutkan pembangunan di atas tanah yang menjadi akses masuk rumah mereka.
Perselisihan ini tak selesai meski mediasi telah dilakukan pihak pemilik lahan--yakni Agung dengan keluarga lansia tersebut--berulang kali. Bagi pasangan lansia tersebut, persoalan yang diperdebatkan bukan hanya soal lahan, tetapi juga akses menuju rumah mereka.
Kakak sekaligus keluarga pemilik lahan Yuni mengatakan, mediasi terkait persoalan jalan itu telah berlangsung lebih dari dua kali.
"Sebenarnya mediasinya itu sudah lebih dari dua kali loh. Dan memang pihak Pak Agung tidak mau memberi akses jalan karena beliau memang mau membangun seluas bidang tanah yang dia miliki. Ya, itu kan memang ranah tanahnya beliau sendiri ya," ucap Yuni pada IDN Times, Jumat (16/10/2026).
