Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemkot Jaksel Kaji Usul Susi Pudjiastuti soal Ikan Sapu-sapu Dibuat Pupuk
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memimpin pemberantasan ikan sapu-sapu di Jakarta Utara, Jumat (17/4/2026). (IDN Times Dini Suciatiningrum)
  • Pemkot Jakarta Selatan mengkaji usulan Susi Pudjiastuti untuk memanfaatkan ikan sapu-sapu hasil tangkapan sebagai pakan ternak dan pupuk organik agar lebih bermanfaat.
  • Wali Kota Muhammad Anwar menilai pemanfaatan ikan sapu-sapu dapat mengurangi sampah, dengan penangkapan rutin dua kali seminggu sesuai rekomendasi MUI.
  • Suku Dinas KPKP Jaksel bekerja sama dengan BRIN untuk uji coba pengolahan ikan sapu-sapu menjadi pakan alternatif dan pupuk organik melalui penelitian lanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
22 April 2026

Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar menyatakan bahwa Pemkot Jaksel mengkaji usulan Susi Pudjiastuti untuk memanfaatkan ikan sapu-sapu sebagai pakan ternak dan pupuk organik. Ia menyebut kajian dilakukan oleh Dinas KPKP setelah metode penguburan ikan disorot MUI.

kemarin

Kepala Seksi Perikanan Sudin KPKP Jakarta Selatan Arief Prakoso mengatakan pihaknya telah mengirim sampel ikan sapu-sapu ke Balai Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk uji coba sebagai pakan alternatif.

kini

Pemkot Jaksel melanjutkan kajian pemanfaatan ikan sapu-sapu hasil tangkapan menjadi pakan ternak dan pupuk organik serta menjadwalkan penangkapan rutin setiap Selasa dan Jumat hingga populasi ikan tersebut berkurang.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada banyak ikan sapu-sapu di Jakarta Selatan. Bu Susi bilang ikan itu bisa dipakai buat makan ternak atau jadi pupuk, bukan dikubur. Sekarang Pak Wali Kota dan teman-temannya sedang coba ide itu. Mereka tangkap ikan dua kali seminggu. Ikan yang ditangkap nanti mau dibuat pakan dan pupuk supaya tidak terbuang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) melakukan pengkajian terhadap tangkapan ikan sapu-sapu untuk dibuat pakan ternak dan pupuk organik agar berlanjut kebermanfaatannya.

Kajian ini dilakukan setelah mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia Susi Pudjiastuti menyampaikan usulan kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam memusnahkan ikan sapu-sapu yang tertangkap usai metode penguburan disorot oleh MUI. Susi mengusulkan ikan sapu-sapu yang tertangkap agar dijadikan pakan ikan atau ternak hingga pupuk.

"Nanti akan dipikirkan oleh Dinas KPKP yang sekarang dalam kajian. Saya bilang, bisa enggak buat pakan ternak? Kan sayang, kalau bisa kan alangkah baiknya kalau bisa buat pakan ternak kan lumayan," kata Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Anwar menilai pemanfaatan ikan sapu-sapu hasil tangkapan sebagai pakan ternak dapat mengurangi potensi sampah. Terlebih, dalam penangkapan itu pihaknya turut mengikuti rekomendasi MUI dengan mematok kepala ikan hingga mati, kemudian dikubur.

Ia juga menyebut capaian 5,3 ton ikan sapu-sapu pada hari pertama penangkapan di Setu Babakan, Jakarta Selatan sebagai indikator kinerja maksimal dari seluruh pihak terkait.

Maka itu, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan berkomitmen menjadwalkan penangkapan ikan yang dinilai hama itu dilakukan dua kali dalam seminggu.

"Tentunya kegiatan penangkapan ini rutin kita lakukan setiap hari Jumat dan Selasa sampai benar-benar enggak ada ikan," ucap dia.

Sementara, Kepala Seksi Perikanan Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan Arief Prakoso menambahkan nantinya hasil penangkapan ikan juga akan diserahkan kepada Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan. Nantinya hasil tangkapan ikan sapu-sapu akan diolah menjadi pupuk organik maupun pakan ternak.

"Kita juga kemarin sudah mengirim sampel juga untuk diuji coba di Balai Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai pakan alternatif nantinya," kata Arief.

Editorial Team