Suasana Masjid Nabawi, Madinah yang dipenuhi oleh Jamaah di tengah musim haji. (IDN Times/Umi Kalsum)
Usulan penamaan tersebut disampaikan dalam rangkaian lawatan internasional Pemuda Masjid Dunia ke sejumlah negara, seperti Arab Saudi, Yordania, Uni Emirat Arab, Mesir, dan Turki. Lawatan ini diisi dengan silaturahmi serta dialog bersama Liga Muslim Dunia, World Assembly of Muslim Youth (WAMY), dan sejumlah NGO internasional, sekaligus pelantikan ketua pemuda masjid di beberapa negara.
Dalam konteks diplomatik, Pemuda Masjid Dunia juga menekankan pentingnya penghormatan terhadap hukum dan kebijakan Kerajaan Arab Saudi. Mereka membuka ruang penggunaan nama secara paralel dalam bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris sesuai kebutuhan administratif dan diplomatik.
Pemuda Masjid Dunia berharap usulan ini dapat dipahami secara proporsional sebagai masukan konstruktif untuk memperkuat identitas nasional Indonesia di Tanah Suci serta mendukung pelayanan ibadah haji yang bermartabat, profesional, dan berkelanjutan.