Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kemenhaj Siapkan Platform Belanja Online Oleh-Oleh Jemaah Haji

Kemenhaj Siapkan Platform Belanja Online Oleh-Oleh Jemaah Haji
Petugas saat menimbang koper jemaah haji asal Embarkasi Surabaya di hotel Shaza, Madinah, Arab Saudi, Selasa (24/6/2025). (Media Center Haji 2025/Rochmanudin).
Intinya sih...
  • Kemenhaj siapkan platform UMKM Haji yang memungkinkan jemaah haji membeli oleh-oleh secara daring
  • Platform UMKM Haji akan diluncurkan pada Maret 2026
  • Platform ini berkat dukungan dan kerja sama Kemenhaj dengan Kementerian Perdagangan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus memperkuat kerja sama lintas kementerian, untuk mengembangkan ekosistem ekonomi haji nasional.

Salah satu ekosistem ekonomi haji adalah pembelian oleh-oleh secara online bagi jemaah haji, dengan menyiapkan platform. Sehingga jemaah tak perlu lagi membawa oleh-oleh dari Arab Saudi.

1. Kemenhaj siapkan platform UMKM Haji

Kemenhaj Siapkan Platform Belanja Online Oleh-Oleh Jemaah Haji
Kepulangan kloter terakhir jemaah haji 2025 Indonesia (dok. Kemenag)

Direktur Jenderal PE2HU, Jaenal Effendi, mengatakan platform UMKM Haji adalah sebuah inovasi digital yang memudahkan jemaah membeli oleh-oleh secara daring.

“Platform ini memungkinkan jemaah mendapatkan oleh-oleh tanpa harus membawanya langsung dari Arab Saudi. Dengan begitu, nilai ekonomi dari aktivitas belanja tetap berputar di dalam negeri,” jelasnya, dikutip dari laman Kemenhaj, Minggu (1/2/2026).

2. Platform akan diluncurkan pada Maret 2026

Kemenhaj Siapkan Platform Belanja Online Oleh-Oleh Jemaah Haji
Kepulangan kloter terakhir jemaah haji 2025 Indonesia (dok. Kemenag)

Jaenal menjelaskan platform UMKM Haji ditargetkan siap diluncurkan pada Maret 2026, dengan dukungan Kementerian Perdagangan (Kemendag), untuk memastikan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memenuhi standar kualitas dan kualifikasi.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pertemuan strategis antara Kemenhaj dengan Kemendag pada Kamis, 29 Januari 2026, yang fokus pada dukungan perdagangan bagi kebutuhan haji dan umrah, sekaligus memperluas akses pasar produk lokal.

Pertemuan ini menitikberatkan pada koordinasi antarinstansi dan antarsektor untuk memastikan rantai pasok komoditas haji berjalan lancar. Kemendag memiliki peran penting, terutama dalam memfasilitasi ekspor, impor, dan pemasaran produk UMKM Indonesia ke pasar internasional.

"Kementerian Perdagangan memiliki peran strategis dalam mendukung ekspor produk Indonesia ke Arab Saudi. Kita semua harus terus bersanding, saling mendukung agar ekosistem ekonomi haji berkembang berkelanjutan," ujar Jaenal.

3. Ekspo UMKM Haji dan Umrah

Kemenhaj Siapkan Platform Belanja Online Oleh-Oleh Jemaah Haji
Jemaah haji asal Embarkasi Makassar (UPG) tiba di Sektor 3, Syishah, Makkah, Arab Saudi, Minggu (1/5/2025). (Media Center Haji 2025/Rochmanudin)

Selain itu, kata Jaenal, pertemuan ini membahas rencana Ekspo UMKM Haji dan Umrah, sebuah program yang mendorong partisipasi UMKM nasional. Kegiatan ini diharapkan membuka peluang pasar lebih luas bagi produk-produk lokal dan meningkatkan peran UMKM dalam rantai nilai ekonomi haji.

Dalam pertemuan ini, Kemendag juga menekankan pentingnya standar kualitas dan sertifikasi produk, khususnya untuk makanan yang akan dipasarkan kepada jemaah haji. Hal ini bertujuan untuk memastikan keamanan, kebersihan, dan kenyamanan bagi konsumen.

"Untuk produk makanan, kami menekankan pentingnya sertifikasi halal resmi. Setiap produk yang telah bersertifikat menjamin kualitas, kebersihan, dan kesehatan, sehingga jemaah dapat berbelanja dengan aman dan nyaman," ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, dalam kesempatan sama.

Melalui penguatan kolaborasi lintas kementerian ini, kata Fajarini, Ditjen PE2HU optimistis ekosistem ekonomi haji dan umrah akan terus berkembang, sekaligus meningkatkan kontribusi produk nasional dan UMKM dalam perekonomian haji.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in News

See More

Disdik Sebut Minat Pendidikan Nonformal di Kota Bekasi Cukup Tinggi

01 Feb 2026, 17:28 WIBNews