Jakarta, IDN Times - Penggunaan air tanah yang berlebihan selama ini menjadi salah satu faktor penyebab penurunan muka tanah di Jakarta. Untuk menekan dampak tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mendorong masyarakat beralih menggunakan air perpipaan yang disediakan PAM Jaya.
Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Berdasarkan penelitian Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, laju penurunan muka tanah di sejumlah wilayah Jakarta mulai melambat dalam periode 2018 hingga 2025.
"Riset dari Kementerian ESDM, Jakarta berhasil menahan laju penurunan muka tanah. Ini menandakan bahwa masyarakat Jakarta sudah banyak mulai menggunakan air perpipaan," Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin dikutip Selasa (3/11/2026).