Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tim Ekshumasi soal Penyebab Kematian Sutrimo: Penyakit Jantung Iskemik
Ketua Tim Ekshumasi Ahmad Yudianto (IDN Times/Irfan Fathurohman)
  • Hasil ekshumasi tim dokter forensik menyebut Sutrimo meninggal karena penyakit jantung iskemik.

  • Busa putih dari mulut Sutrimo dikaitkan dengan edema paru akut, yang dapat melibatkan cairan dan lendir di paru-paru.

  • Polda Metro Jaya menyatakan belum menemukan unsur tindak pidana berdasarkan pemeriksaan saksi, ekshumasi, dan puslabfor Polri.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu (30/9/2026)

Ketua Tim Ekshumasi Ahmad Yudianto menyampaikan bahwa Sutrimo meninggal karena penyakit jantung iskemik. Ia juga menjelaskan kaitan busa putih dengan edema paru akut.

Rabu

Polda Metro Jaya menyatakan belum menemukan unsur tindak pidana dalam kematian Sutrimo berdasarkan pemeriksaan saksi, ekshumasi, dan hasil puslabfor Polri.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Sutrimo meninggal karena penyakit jantung iskemik berdasarkan hasil ekshumasi tim dokter forensik.
  • Who?
    Sutrimo, tim dokter forensik, Ketua Tim Ekshumasi Ahmad Yudianto, serta Polda Metro Jaya.
  • Where?
    Konferensi pers berlangsung di Polda Metro Jaya. Lokasi kematian Sutrimo masih belum diketahui.
  • When?
    Keterangan hasil ekshumasi disampaikan Rabu (30/9/2026). Pernyataan Polda Metro Jaya juga disampaikan pada Rabu.
  • Why?
    Kematian Sutrimo disebabkan penyakit jantung iskemik. Busa putih dikaitkan dengan edema paru akut.
  • How?
    Kesimpulan diperoleh dari hasil pemeriksaan saksi, ekshumasi, dan hasil puslabfor Polri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sutrimo meninggal karena penyakit jantung iskemik. Dokter forensik memeriksa jenazahnya lewat ekshumasi. Busa putih dari mulutnya berkaitan dengan edema paru akut. Polisi juga mengatakan belum menemukan tindak pidana setelah memeriksa saksi, ekshumasi, dan puslabfor Polri. Sekarang, keterangan itu disampaikan dalam konferensi pers.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Hasil ekshumasi memberikan penjelasan medis mengenai penyebab kematian Sutrimo dan kondisi yang berkaitan dengan busa putih dari mulutnya. Pemeriksaan saksi, ekshumasi, serta puslabfor Polri juga menjadi dasar penyampaian informasi Polda Metro Jaya mengenai belum ditemukannya unsur tindak pidana.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kematian Sutrimo, pria yang disebut pekerja di rumah eks Jampidsus Febrie Adriansyah, disebabkan karena adanya penyakit jantung iskemik. Hal itu terungkap berdasarkan hasil ekshumasi yang dilakukan tim dokter forensik terhadap jenazah Sutrimo.

"Meninggalnya tuan almarhum Sutrimo karena penyakit jantung iskemik," kata Ketua Tim Ekshumasi Ahmad Yudianto dalam konferensi pers, Rabu (30/9/2026).

Yudianto menjelaskan, busa warna putih yang keluar dari mulut Sutrimo saat ditemukan tak sadarkan diri itu berkaitan dengan edema paru akut.

"Sedangkan busa yang keluar dari korban, ini diakibatkan karena menyebutkannya edema paru akut, itu bisa disebabkan adanya cairan pada paru-paru serta lendir dan mengakibatkan karena sulit saluran nafas itu tidak lancar, sehingga seperti dikocok sehingga keluar busa warna putih, sebenarnya ini termasuk dalam salah satu penyebab keluarnya busa putih tersebut," ujar dia.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menyatakan tidak menemukan adanya unsur tindak pidana dalam kasus kematian Sutrimo. Wadirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP I Dewa Anom Danujaya mengatakan hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, hasil ekshumasi hingga hasil puslabfor Polri.

"Berdasarkan fakta-fakta yg telah dikumpulkan dan analis Penyidik berkesimpulan belum ditemukan yang menunjukkan tindak pidana dalam peristiwa meninggalnya saudara Sutrimo," kata Anom dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu.

Curated For You

Editorial Team

Related Article