Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Perguruan Tinggi Diimbau Gelar Belajar Daring Dampak Erupsi Anak Krakatau
ilustrasi belajar daring (pexels.com/Julia M Cameron)
  • Wamendiktisaintek Fauzan mengimbau perguruan tinggi terdampak abu erupsi Anak Krakatau menerapkan pembelajaran daring, hybrid, atau metode efektif lain demi mengurangi risiko gangguan kesehatan.
  • Kampus negeri dan swasta diminta mengurangi aktivitas luar kampus, termasuk layanan kantor serta kegiatan akademik, agar kesehatan seluruh sivitas akademika tetap terjaga.
  • Pimpinan perguruan tinggi diimbau mengaktifkan posko siaga, berkoordinasi dengan kepala daerah, serta memobilisasi pakar dan bantuan bagi masyarakat terdampak erupsi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Minggu (6/9/2026)

Wamendiktisaintek Fauzan mengimbau perguruan tinggi terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau menerapkan pembelajaran daring atau hybrid. Perguruan tinggi juga diminta mengaktifkan posko siaga, berkoordinasi dengan kepala daerah, serta memobilisasi pakar dan bantuan bagi masyarakat terdampak.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mengimbau perguruan tinggi terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau menerapkan pembelajaran daring, hybrid, atau metode efektif lain.
  • Who?
    Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan menyampaikan imbauan kepada perguruan tinggi negeri dan swasta, pimpinan kampus, sivitas akademika, serta para pakar.
  • Where?
    Imbauan ditujukan bagi perguruan tinggi yang terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau; konferensi pers disampaikan secara daring dari Jakarta.
  • When?
    Fauzan menyampaikan imbauan dalam konferensi pers daring pada Minggu, 6 September 2026.
  • Why?
    Langkah tersebut dimaksudkan untuk menjaga kesehatan sivitas akademika dan mengurangi risiko penyakit akibat debu atau abu erupsi.
  • How?
    Kampus diimbau mengurangi aktivitas luar kampus, menjalankan layanan dan pembelajaran daring atau hybrid, mengaktifkan posko siaga, berkoordinasi dengan kepala daerah, serta memobilisasi pakar dan bantuan bagi masyarakat terdampak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Gunung Anak Krakatau meletus dan mengeluarkan abu. Pak Fauzan meminta kampus yang kena abu belajar lewat internet atau campur dengan belajar di kampus. Ini supaya mahasiswa dan guru tetap sehat. Kampus juga diminta membuat pos siaga, bicara dengan pemimpin daerah, dan memberi bantuan kepada warga yang terkena erupsi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Respons perguruan tinggi terhadap erupsi Anak Krakatau dapat memperlihatkan kemampuan kampus menjaga keberlanjutan pembelajaran sambil memprioritaskan kesehatan sivitas akademika. Penggunaan skema daring atau hybrid, posko siaga, koordinasi daerah, serta keterlibatan pakar lintas bidang membuka ruang bagi dukungan akademik dan kemanusiaan yang terorganisasi bagi masyarakat terdampak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Fauzan, mengimbau perguruan tinggi terdampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau untuk melakukan belajar daring atau hybrid.

Menurut dia, hal itu untuk menjaga agar seluruh civitas akademika bisa tetap sehat.

"Dalam rangka menjaga kesehatan sivitas akademika, kami mengimbau kepada seluruh perguruan tinggi baik negeri maupun swasta untuk mengambil langkah-langkah strategis dan efektif yang berorientasi pada pengurangan aktivitas di luar kampus kepada seluruh sivitas akademika," ujar Fauzan dalam konferensi pers daring, Minggu (6/9/2026).

"Oleh karena itu, aktivitas layanan kantor maupun proses pembelajaran dan aktivitas akademik yang lain, dapat dilakukan secara daring atau hybrid atau cara yang dianggap lebih efektif, dalam rangka untuk mengurangi terjadinya akibat apa terjadinya penyakit yang diakibatkan oleh debu erupsi itu," sambungnya.

Wamendikti juga mengimbau perguruan tinggi mengaktifkan posko siaga di lingkungan kampus masing-masing.

"Kemudian kami juga mengimbau kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi untuk mengaktifkan posko siaga di lingkungan masing-masing dan selalu berkoordinasi dengan kepala daerah setempat," kata dia.

Selain itu, Wamendikti juga mengimbau pimpinan perguruan tinggi untuk memobilisasi bantuan yang diperlukan masyarakat terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Lebih lanjut kami mengimbau kepada pimpinan perguruan tinggi untuk memobilisasi para pakar baik pakar kesehatan, teknik, lingkungan, kebencanaan, psikologi dan lain-lain untuk selalu terlibat dan memantau perkembangan erupsi ini," ucap dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article