Ketika dunia terus berubah, manusia tetap menjadi pusat dari setiap perubahan. Semangat inilah yang dibawa Pertamina melalui Pertamina Eco RunFest 2026, dengan mengajak masyarakat untuk bergerak lebih sehat sekaligus membangun kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. (Dok. Pertamina)
Semangat rehumanize yang menjadi tema IdeaFest 2026 tersebut diterjemahkan melalui tujuh inisiatif keberlanjutan. Bagi Didi, penggunaan nama “Eco” membawa tanggung jawab besar karena pesan keberlanjutan tidak boleh berhenti pada slogan. Setiap elemen acara, mulai dari rangkaian kegiatan, kolaborator, hingga pengalaman peserta, harus mampu merepresentasikan komitmen tersebut.
“Eco itu tiga huruf yang punya makna luas, tetapi responsibility-nya juga sangat luas. Kami ingin memastikan promise yang kami sampaikan benar-benar bisa kami deliver,” katanya.
Inisiatif pertama adalah Eco Jersey, yang membawa prinsip ekonomi sirkular ke dalam pakaian para pelari. Jersey dibuat dengan memanfaatkan material dari limbah botol plastik dan tekstil. Tahun ini, Pertamina berkolaborasi dengan Manta Liberta dalam pengembangan material tersebut. Inisiatif ini diproyeksikan dapat menyerap pemanfaatan sekitar 210.000 botol plastik atau sekitar 2,5 ton sampah plastik.
Berikutnya adalah Eco Innovation, yang membuka ruang bagi generasi muda untuk ikut mencari solusi atas persoalan sampah. Pertamina berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui roadshow ke SMP dan SMA, sekaligus memberikan kesempatan kepada pelajar untuk mengembangkan inovasi pengolahan sampah di lingkungan sekolah.
Pesan keberlanjutan juga diperkuat melalui Eco Talent, dengan melibatkan KOL, kru, dan para artis sebagai bagian dari penyampaian pesan mengenai kebiasaan ramah lingkungan. Sementara Eco Production menerapkan prinsip ekonomi sirkular dalam produksi acara, antara lain melalui optimalisasi material daur ulang dan material sewaan, penggunaan kembali elemen produksi tahun sebelumnya, serta pemanfaatan unsur greenery.