Ketika dunia terus berubah, manusia tetap menjadi pusat dari setiap perubahan. Semangat inilah yang dibawa Pertamina melalui Pertamina Eco RunFest 2026, dengan mengajak masyarakat untuk bergerak lebih sehat sekaligus membangun kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. (Dok. Pertamina)
Pada sisi pengelolaan sampah, Eco Waste Management diterapkan sejak rangkaian road to event hingga acara utama. Targetnya bukan sekadar mengurangi penggunaan plastik, tetapi memastikan material yang digunakan dapat dikumpulkan dan diolah kembali. Dengan target 14.000 pelari, Didi memperkirakan penggunaan sekitar 220.000 botol plastik berukuran 600 mililiter atau setara sekitar 2,5 ton sampah botol plastik.
“Goals kami bukan untuk menghilangkan plastik, tetapi mengoptimalkan pengolahannya. Harapannya semua sampah bisa kita olah untuk menjadi sesuatu di kemudian hari,” katanya.
Dua inisiatif lainnya melengkapi rangkaian tersebut, yakni Eco Mission dan Eco Education. Melalui Eco Mission, seluruh keuntungan penjualan tiket dialokasikan untuk mendukung program lingkungan yang memberikan manfaat bagi sekolah, masyarakat, dan ruang publik. Sementara Eco Education menghadirkan sustainability dashboard dan carbon calculator agar peserta dapat memahami jejak lingkungan dari aktivitas mereka.
“Dengan demikian, tujuh inisiatif Eco Jersey, Eco Innovation, Eco Mission, Eco Talent, Eco Production, Eco Waste Management, dan Eco Education ini dirancang agar pesan keberlanjutan tidak berhenti ketika acara selesai,” katanya.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Eco RunFest diharapkan tidak hanya menghadirkan pengalaman berlari, tetapi juga mendorong kebiasaan yang lebih sehat dan kepedulian terhadap lingkungan yang dapat terus dibawa peserta dalam kehidupan sehari hari.