Sejumlah pembalap muda kelas National Sport 250cc melakukan aksi disalah satu tikungan saat Race 1 kegiatan Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Round 2 yang diselenggarakan di Pertamina Mandalika International Sirkuit, Lombok Tengah, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Sabtu (20/6/2026). (Dok. Pertamina)
Ada juga Arai Agaska Dibani Laksana, pembalap asli Mataram berusia 18 tahun dari tim Yamaha Nitiracing Pikoli DRS Dynavolt RCB AHRS HDS Racing, bermarkas di Lombok. Arai memulai perjalanan balapnya dari lintasan kecil dan dunia motocross sejak usia 6 tahun sebelum beralih ke road race. Arai berhasil membawa harum nama bangsa di ajang World SportBike (WorldSBK). Ia juga berhasil menduduki podium pada Race 1 kelas National Super Sport (NS250) di Pertamina MRS 2025.
Kembali terlibat di Pertamina MRS 2026, Arai menyampaikan rasa bangganya bisa menjadi pembalap muda asli Lombok yang bisa tampil. Ia mengaku senang, bisa merasakan lintasan bertaraf internasional, sekaligus meningkatkan kualitas dan kemampuan balap, sehingga bisa lebih siap mengikuti berbagai ajang bertaraf internasional lainnya.
“Semoga dengan adanya ajang Pertamina Mandalika Racing Series ini, balap motor sport di Indonesia, semakin maju, dan melahirkan banyak bibit pembalap Indonesia melalui event ini,” katanya.
Aspirasi terhadap penyelenggaraan event, juga disampaikan oleh para pembalap junior berusia 11 tahun Muhammad Zendjebil Mulfi, dari tim Honda YSS Makkuraga BKJU 43 Racing School.
“Event ini seru karena, bisa dapat teman baru juga, dan rasanya senang bisa bermain di Sirkuit ini, sama berkompetisi dengan pembalap lainnya yang lebih senior,” ujar Zendjebil.