Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago, meminta ribuan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) fokus melayani rakyat saat lulus nanti. Sebab, lulusan IPDN akan ditempatkan sebagai aparatur sipil negara di berbagai instansi, mulai dari pemerintah daerah hingga kementerian. Hal itu merupakan salah satu poin yang disampaikan Djamari saat memberikan kuliah umum di hadapan ribuan praja IPDN.
"Kalian, jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat! Karena kalian yang melayani masyarakat kita. Bukan kalian yang harus menjadi dewa dan bukan kalian yang harus dilayani. Masyarakat kita membutuhkan pemimpin seperti itu," ujar Djamari di Kampus IPDN, Jatinangor, Jumat (29/5/2026).
Dia mengatakan, masyarakat sudah bosan menyaksikan pemimpin yang minta dilayani. Para pemimpin, kata Djamari, datang dari berbagai kalangan termasuk pejabat politik. Sementara, pejabat tersebut bisa berganti dalam lima tahun atau bahkan lebih singkat. Namun, ASN sebagai mesin birokrasi tetap berada di sana.
"Mesin (pemerintahan) ada di birokrasi. Mesin itu adalah kalian. Artinya, upaya-upaya untuk menyejahterakan masyarakat ada di situ. Para birokrat tetap harus berada di ruang mesin ini. Mau di kemanakan (instansi ini) oleh sopir, tetapi mesinnya yang harus tetap bekerja," kata dia.
