Jakarta, IDN Times - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan melakukan pengamanan di sekitar lokasi kampanye akbar calon presiden dan calon wakil presiden di beberapa kota pada 8-10 Februari 2024.
Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri, Komjen Pol Fadil Imran, menegaskan, pengaturan jalur kampanye bukan untuk mengintervensi salah satu pasangan capres-cawapres.
“Pengaturan jalur ini tidak bermaksud untuk mengintervensi namun lebih kepada kelancaran dan tertibnya para pendukung dari dan kembali ke kediaman masing-masing. Polisi akan selalu humanis, mengedepankan tindakan-tindakan pengaturan agar terjadi ketertiban,” kata Fadil di Korbrimob, Cikeas, Rabu (7/2/2024).
Eks Kapolda Metro itu menjelaskan, pengamanan jalur kampanye akbar ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya bentrok antara dua kubu pasangan calon dalam dua titik lokasi acara yang berdekatan.
“Agar tidak ada overlap massa dari kedua pasangan, karena kita tahu menuju ke Jakarta Utara dan menuju ke GBK pasti itu dilakukan pengaturan dan gladi koordinasi bersama tim masing-masing pasangan calon,” kata Fadil.
Oleh karena itu, ia mengimbau kepada masing-masing tim sukses pasangan calon untuk berkoordinasi dengan polisi terkait acara kampanye akbar.
“Di Jakarta sendiri tanggal 10 itu kan ada 2 titik. Ada di JIS untuk pasangan 01, kemudian di GBK untuk pasangan 02. Tanggal 9 itu kalau ngga salah di Jawa Timur, ada 02 dan 01. Kemudian tanggal 8 kalau ngga salah di Jawa Barat,” kata Fadil.
