Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prabowo: Masa Seribu Tambang Ilegal Pejabat TNI Polri Gak Tahu? Usut!
Presiden RI, Prabowo Subianto memberikan pidato dalam dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD 2026 di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026). (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
  • Presiden Prabowo memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri mengusut dugaan keterlibatan pejabat dalam sekitar 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung.
  • Ribuan tambang ilegal itu disebut telah ditutup pada akhir tahun lalu, namun Prabowo mempertanyakan kemungkinan aktivitas sebesar itu berlangsung tanpa diketahui aparat.
  • Dalam sidang di parlemen, Prabowo menegaskan pejabat wajib menjaga ketertiban dan kebijakan negara harus berlandaskan kepentingan rakyat Indonesia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
akhir tahun lalu

Sekitar 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung telah ditutup.

14 Agustus 2026

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri mengusut dugaan keterlibatan pejabat dalam aktivitas tambang timah ilegal. Ia mempertanyakan bagaimana ribuan tambang dapat beroperasi tanpa diketahui aparat terkait.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penyelidikan atas dugaan keterlibatan pejabat TNI dan Polri dalam aktivitas sekitar 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto meminta Panglima TNI dan Kapolri mengusut dugaan keterlibatan pejabat TNI, pejabat Polri, serta aparat dalam operasi tambang ilegal tersebut.
  • Where?
    Tambang timah ilegal berada di Bangka Belitung. Perintah penyelidikan disampaikan Prabowo di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
  • When?
    Prabowo menyampaikan perintah itu pada Jumat, 14 Agustus 2026, saat Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI.
  • Why?
    Prabowo mempertanyakan bagaimana sekitar 1.000 tambang ilegal dapat beroperasi tanpa diketahui pejabat kepolisian maupun aparat terkait, meski tambang tersebut disebut telah ditutup pada akhir tahun lalu.
  • How?
    Prabowo secara langsung meminta Panglima TNI dan Kapolri melakukan pengusutan. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai langkah penyelidikan atau hasil pemeriksaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Presiden Prabowo meminta Panglima TNI dan Kapolri mencari tahu soal sekitar seribu tambang timah ilegal di Bangka Belitung. Tambang-tambang itu sudah ditutup akhir tahun lalu. Prabowo bertanya bagaimana banyak tambang bisa jalan tanpa diketahui pejabat. Sekarang ia ingin semua yang terlibat diperiksa demi rakyat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sikap tegas Presiden Prabowo dalam meminta penyelidikan menunjukkan penekanan pada akuntabilitas aparatur dan kepentingan masyarakat. Penutupan sekitar 1.000 tambang timah ilegal pada akhir tahun lalu, disertai dorongan untuk mengusut kemungkinan keterlibatan pejabat, mencerminkan perhatian agar kewenangan dan jabatan dijalankan untuk menjaga ketertiban.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times — Presiden Prabowo Subianto, memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri mengusut dugaan keterlibatan pejabat TNI dan Polri dalam aktivitas sekitar 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung.

Prabowo mengatakan, ribuan tambang ilegal tersebut telah ditutup pada akhir tahun lalu. Namun, dia mempertanyakan bagaimana aktivitas ilegal dalam jumlah besar itu bisa berlangsung tanpa diketahui aparat dan pejabat terkait.

“Saya telah minta Panglima TNI dan Kapolri untuk usut! Masa seribu tambang, pejabat TNI dan pejabat Polri gak tahu? Kapolri dan Panglima TNI, usut!” kata Prabowo sambil mengetuk-ngetuk meja mimbar dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Prabowo menegaskan, negara memberikan pangkat dan jabatan kepada para pejabat dengan tanggung jawab untuk menjaga ketertiban serta menjalankan tugas demi kepentingan masyarakat.

“Untuk apa negara kasih pangkat, kasih jabatan mereka-mereka kalau gak bisa tertibkan ini,” ujar dia.

Prabowo juga menegaskan dirinya tidak boleh membiarkan perasaan pribadi memengaruhi kebijakan yang diambil sebagai kepala negara. Dia mengatakan, seluruh keputusan harus didasarkan pada kepentingan rakyat Indonesia.

“Saya sadar, saya disumpah di sini, saya tidak bisa mengizinkan perasaan saya menentukan kebijakan saya. Saya harus menentukan kebijakan saya atas dasar kepentingan rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.

Karena itu, Prabowo kembali meminta Panglima TNI dan Kapolri mengusut aktivitas tambang ilegal tersebut. Dia menilai sulit dipercaya jika ribuan tambang dapat beroperasi secara ilegal tanpa diketahui pejabat kepolisian maupun aparat terkait.

“Karena itu saya minta benar-benar, Panglima TNI dan Kapolri, usut! Tidak mungkin seribu tambang berjalan ilegal tanpa pejabat kepolisian dan pejabat,” kata Prabowo.

Curated For You

Editorial Team

Related Article