Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
Breaking News

Prabowo Sebut Praktik Penyelundupan Tikam Bangsa Sendiri

2 min read
Prabowo Sebut Praktik Penyelundupan Tikam Bangsa Sendiri
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025). (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Presiden Prabowo Subianto menilai penyelundupan merugikan bangsa, rakyat, dan pemerintah, serta bukan sekadar persoalan hukum melainkan ancaman bagi perekonomian nasional.
  • Ia menyebut penyelundupan narkotika dan barang impor dapat menekan industri domestik hingga menyebabkan pabrik tutup, sehingga disamakan dengan upaya melemahkan ekonomi bangsa.
  • Prabowo menyoroti penyelundupan timah, emas, batu bara, kayu, BBM, dan pupuk bersubsidi, lalu mempertanyakan sistem yang masih membiarkan praktik tersebut berlangsung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menyoroti praktik penyelundupan yang dinilainya merugikan bangsa dan masyarakat. Prabowo menyebut, penyelundupan bukan hanya persoalan hukum, melainkan juga ancaman bagi perekonomian nasional, mulai dari peredaran narkotika hingga masuknya barang yang berpotensi menekan industri dalam negeri.

“Bangsa kita ditipu, rakyat kita ditipu, pemerintah kita ditipu. Para ahli hukum, para ahli pidana akan membenarkan. Coba apakah ada pemimpin politik atau ahli hukum yang akan berdiri dan mengatakan bahwa penyelundupan itu bukan pelanggaran," ujar Prabowo dalam pidatonya di Sidang Kabinet 2 Tahun Pemerintahan, di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Prabowo menggambarkan penyelundupan sebagai tindakan yang dapat melemahkan perekonomian Indonesia. Ia juga merinci sejumlah komoditas yang menurutnya masih menjadi sasaran penyelundupan, termasuk sumber daya alam dan barang bersubsidi.

“Penyelundupan adalah ibarat menikam bangsa kita, menikam badan kita. Penyelundupan adalah usaha untuk membunuh ekonomi kita. Membunuh ekonomi kita artinya membunuh bangsa kita. Penyelundupan ke dalam, apakah berupa penyelundupan narkotika, apakah berupa penyelundupan barang-barang yang akan membuat pabrik-pabrik kita tutup atau penyelundupan keluar," kata dia.

Harta kekayaan kita diselundupkan. Timah kita diselundupkan. Emas kita diselundupkan. Batu bara kita diselundupkan. Kayu kita diselundupkan. BBM kita yang kita subsidi diselundupkan. Pupuk kita yang disubsidi diselundupkan,” sambungnya.

Prabowo kemudian mempertanyakan alasan mempertahankan sistem yang dinilai masih memberi ruang bagi praktik penyelundupan. Menurut Prabowo, perlindungan terhadap kekayaan negara menjadi bagian penting dari upaya menjaga kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia.

“Bagaimana bisa ada yang mengatakan bahwa sistem yang mengizinkan penyelundupan jalan terus boleh kita pertahankan,” kata dia.

    Share Article
    Editorial Team

    Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

    Related Articles

    See More