Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pramono Ingatkan Warga Jakarta Waspada, 5 Imbauan Hadapi Abu Vulkanik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat ditemui di Balai Kota, Jakarta, Kamis (27/8/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau warga tetap tenang dan waspada karena Gunung Anak Krakatau berstatus Level 3 atau Siaga.
  • Abu vulkanik Anak Krakatau dilaporkan telah menyebar ke sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Jakarta, sehingga warga di area terdampak diminta melindungi diri.
  • Warga dianjurkan memakai masker, menutup pintu, jendela, dan sumber air, membatasi aktivitas luar ruang, membersihkan abu setelah dibasahi, serta mengikuti informasi resmi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Gunung Anak Krakatau sedang siaga dan abunya sudah sampai ke Jakarta. Pak Pramono Anung meminta warga tetap tenang dan hati-hati. Warga diminta pakai masker, tutup pintu, jendela, dan air. Jangan sering keluar rumah. Abu harus dibasahi dulu saat dibersihkan. Warga juga diminta lihat kabar resmi dan jangan sebar kabar yang belum pasti.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau masyarakat Jakarta untuk tetap tenang dan waspada terhadap potensi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

"Khususnya kepada masyarakat Jakarta, saya mengimbau untuk tetap tenang dan waspada. Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada level 3 atau Siaga," ujar Pramono.

Ia menyebut abu vulkanik telah menyebar ke sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Jakarta.

"Saat ini abu vulkanik Anak Krakatau telah menyebar ke beberapa wilayah di Indonesia, termasuk di antaranya di Jakarta," ucapnya dalam video statementnya, Minggu (6/9/2026).

Pramono meminta masyarakat yang wilayahnya mulai terdampak abu vulkanik untuk melakukan sejumlah langkah perlindungan diri. Ia mengingatkan warga agar menggunakan masker dan menutup pintu, jendela, serta sumber air.

Selain itu, masyarakat diminta membatasi aktivitas di luar ruangan dan membersihkan abu vulkanik dengan membasahinya terlebih dahulu.

Pramono juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi dari kanal resmi serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

"Tetap waspada, lindungi diri dan keluarga. Mari bersama-sama jaga Jakarta dengan menjaga diri kita dari abu vulkanik," katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article