Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pramono Instruksikan OMC Jelang JRF dan Konser YE, Harus Hujan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai menberikan apresiasi pada marbot di Balaikota, Rabu (21/10/2026) . (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan BPBD menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca pada 22–25 Oktober 2026 menjelang Jakarta Running Festival dan konser Ye.

  • OMC dikoordinasikan dengan BMKG untuk mengupayakan hujan sejak 21 Oktober atau pada 24–25 Oktober, demi menurunkan suhu Jakarta sebelum acara internasional berlangsung.

  • Pramono menilai event besar berdampak ekonomi signifikan; konser The Weeknd dan Pestapora dilaporkan menyumbang kontribusi hingga Rp250 miliar bagi Jakarta.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 22–25 Oktober 2026. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran Jakarta Running Festival dan konser Ye atau Kanye West yang digelar pada akhir pekan ini.

Pramono mengatakan, operasi modifikasi cuaca diharapkan dapat membantu menurunkan suhu udara di Jakarta sebelum kedua acara berlangsung. Ia juga membuka kemungkinan untuk mendorong turunnya hujan hingga 25 Oktober

“Kemarin kebetulan hadir BMKG dan juga Kepala Badan, saya menyampaikan tanggal 24–25 kan ada acara yang bersifat internasional, yaitu Jakarta Running Festival dan konser Ye. Saya sudah memerintahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana untuk melakukan OMC pada tanggal 22–23. Sebenarnya kalau hari ini bisa, mulai hari ini,” kata Pramono di Balai Kota, Rabu (21/10/2026).

1. Konser The Weeknd dan festival Pestapora kontribusi ekonomi hingga Rp250 miliar

Pestapora (dok. IDN/BOSS Creator)

Pramono menilai penyelenggaraan konser dan festival musik berskala besar dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Jakarta. Ia mencontohkan konser The Weeknd dan festival Pestapora yang disebutnya menyumbang kontribusi ekonomi hingga Rp250 miliar.

“Kegiatan seperti konser The Weeknd dan Pestapora kemarin, saya mendapatkan laporan mendapatkan kontribusi Rp250 miliar. Jadi, kenapa kemudian kegiatan yang bersifat dengan episentrum event ini kita dorong, karena saya yakin bahwa multiplier effect ekonominya luar biasa,” kata Pramono.

2. OMC sampai 25 November

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). (Dok. Bpbd DKI)

Untuk itu, dia telah memerintahkan BPBD DKI Jakarta berkoordinasi dengan BMKG untuk mengupayakan operasi modifikasi cuaca. Hujan diharapkan turun mulai 21 Oktober, atau jika belum memungkinkan, pada 24–25 Oktober.

“Mudah-mudahan mulai dari tanggal 21, 22, 23 mudah-mudahan akan ada hujan di Jakarta. Kalau enggak, ya kita pepetin di 24, 25, pokoknya harus ada hujanlah gimana,” ujarnya.

3. Pramono harap Jakarta lebih sejuk

Pelaksanaan OMC yang dilakukan BNPB di wilayah Sumaters Selatan pada Selasa (4/8). Operasi dikendalikan dari Lanud Sri Mulyono Herlambang, Palembang. (Dok. BNPB)

Ia berharap kondisi cuaca Jakarta lebih sejuk sebelum pelaksanaan Jakarta Running Festival. Pemprov DKI juga akan mengupayakan modifikasi cuaca hingga hari pelaksanaan acara apabila memungkinkan.

“Jadi saya berharap bahwa mudah-mudahan sebelum pelaksanaan Jakarta Running Festival, Jakarta sudah lebih sejuk. Mudah-mudahan awannya memenuhi itu, tapi yang jelas sampai dengan tanggal 25 itu sendiri saya sudah memerintahkan kalau memang bisa dibantu didorong untuk diturunkan hujan, kami akan menurunkan hujan,” ujarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article