Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pramono Pecat Anggota Damkar Tipu Warga Rp70 Juta untuk Jadi Petugas
Gubernur DKI Pramono Anung dalam penyerahan mobil hibah operasional ke Damkar DKI Jakarta di Monas, Senin (29/12/2025). (IDN Times Dini Suciatiningrum)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta oknum Damkar Jakarta Timur yang diduga menipu warga dalam rekrutmen dipecat, dengan menegaskan tidak ada toleransi.

  • Polres Metro Jakarta Timur menyelidiki laporan dugaan penipuan dan penggelapan rekrutmen Damkar, termasuk mendalami penyerahan uang serta memeriksa saksi yang mengetahui kasusnya.

  • Wintarko Setiawan mengaku rugi Rp70 juta setelah dijanjikan bisa lolos sebagai PJLP Dinas Gulkarmat DKI Jakarta oleh pihak yang dilaporkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Dugaan penipuan rekrutmen petugas Damkar DKI Jakarta dilaporkan setelah seorang warga mengaku menyerahkan Rp70 juta untuk dijanjikan lolos sebagai PJLP Gulkarmat.
  • Who?
    Wintarko Setiawan (31) mengaku sebagai korban. Oknum anggota Damkar Jakarta Timur dilaporkan sebagai terlapor, sementara Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pelaku dipecat.
  • Where?
    Perkara ini ditangani Polres Metro Jakarta Timur. Pramono Anung menyampaikan sikapnya di Rasuna Said, Jakarta Selatan.
  • When?
    Wintarko menyampaikan pengakuannya pada Selasa, 29 September 2026. Pramono menyatakan permintaan pemecatan pada Jumat, 2 Oktober 2027.
  • Why?
    Korban menyerahkan uang setelah mendapat iming-iming dapat diterima sebagai Penyedia Jasa Lainnya Perorangan pada Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta.
  • How?
    Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur sedang mendalami rangkaian kejadian dan penyerahan uang. Saksi yang mengetahui peristiwa akan dipanggil serta diperiksa; hingga saat ini belum ada kepastian hasil penyelidikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pramono Anung mau memecat orang Damkar Jakarta Timur yang diduga menipu warga. Wintarko memberi Rp70 juta karena dijanjikan bisa jadi petugas Damkar. Tapi ia merasa rugi karena janji itu tidak terjadi. Polisi Jakarta Timur sekarang sedang mencari tahu kejadian ini dan akan memeriksa saksi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sikap tegas Gubernur Pramono Anung untuk memecat pelaku tanpa toleransi, disertai penyelidikan polisi yang menelusuri penyerahan uang dan membuka pemeriksaan saksi, menunjukkan bahwa dugaan penyimpangan dalam rekrutmen Damkar tidak dibiarkan begitu saja. Respons institusional ini memberi ruang bagi pengusutan yang lebih jelas atas kerugian warga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akan menindak tegas oknum anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Timur yang melakukan dugaan penipuan rekrutmen lowongan kerja (loker) Damkar pada warga.

"Saya sudah meminta kepada institusi terkait termasuk Dinas Damkar, siapa pun yang melakukan itu untuk dipecat aja. Enggak ada toleransi untuk yang seperti itu kita hidupkan di Pemerintah DKI Jakarta," ucap Pramono di Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2027).

1. Seorang warga mengaku rugi Rp70 juta

Damkar evakuasi tiga pekerja tewas di gorong-gorong di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. (Dok. Damkar DKI)

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki laporan dugaan penipuan dalam proses rekrutmen petugas pemadam kebakaran (Damkar) DKI Jakarta. Dalam perkara tersebut, seorang warga mengaku mengalami kerugian hingga Rp70 juta.

"Laporan tersebut sudah kami terima dan saat ini masih dalam penyelidikan oleh Satreskrim Polres Jakarta Timur terkait dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh terlapor kepada korbannya," kata Made dalam keterangan.

2. Penyidik lakukan pendalaman

Kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati pada Senin (15/12/2025) pagi. (Dok. Damkar DKI Jakarta

Penyidik masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk proses penyerahan uang dari korban kepada pihak yang dilaporkan.

"Tentunya apabila ada saksi yang mengetahui kejadian tersebut, kami akan panggil dan periksa sesuai sejauh mana pengetahuan ataupun kejadian yang dia tahu ataupun terima dari proses kejadian tersebut," jelas Made.

3. Iming-iming masuk Damkar bayar Rp70 juta

Gubernur DKI Pramono Anung dalam penyerahan mobil hibah operasional ke Damkar DKI Jakarta di Monas, Senin (29/12/2025). (IDN Times Dini Suciatiningrum)

Berdasarkan laporan yang diterima polisi, korban menyerahkan uang sebesar Rp70 juta setelah mendapat iming-iming dapat diterima sebagai Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) pada Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta.

"Laporan tersebut sudah kami terima dan saat ini masih dalam penyelidikan, masih kami dalami," ucap Made.

Korban bernama Wintarko Setiawan (31) mengaku, uang tersebut diberikan karena dirinya dijanjikan dapat lolos menjadi petugas Damkar DKI Jakarta.

"Saya kerugian totalnya Rp70 juta, yang dia janjikan itu bisa membawa dan meloloskan saya menjadi petugas Damkar Jakarta," kata Wintarko di Jakarta, Selasa (29/09/2026).

Curated For You

Editorial Team

Related Article