Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pramono Tetapkan 661.209 Murid Terima KJP Tahap 2 Gelombang Pertama
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Lapangan Banteng, Jumat (4/9/2026)/ IDN Times Dini Suciatiningrum
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menetapkan penerima dan besaran KJP Plus tahap 2 2026, yang untuk pertama kalinya disalurkan dalam dua gelombang.
  • Gelombang pertama mencakup 661.209 murid dengan anggaran sekitar Rp1,5 triliun, terdiri dari sekitar 491 ribu penerima lama dan 169.643 penerima baru.
  • Pembagian gelombang dilakukan agar perubahan desil dan pemutakhiran data tidak menghilangkan hak peserta didik yang memenuhi syarat, sambil menjaga bantuan tetap tepat sasaran.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menetapkan besaran dan penerima bantuan sosial biaya pendidikan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahap 2 2026. Pramono mengatakan, keputusan tersebut telah ditandatangani pada hari ini. Berbeda dari tahap sebelumnya yang hanya dilakukan dalam satu gelombang, KJP Plus tahap dua 2026 akan disalurkan dalam dua gelombang.

"Berbeda dengan tahap-tahap sebelumnya yang selalu hanya satu gelombang, kali ini diatur dalam dua gelombang," ujar Pramono di Lapangan Banteng, Jumat (4/9/2026).

1. KJP dibagi dua gelombang

ilustrasi program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I Tahun 2026. (dok. Pemprov DKI Jakarta)

Menurutnya, pembagian menjadi dua gelombang dilakukan untuk memastikan peserta didik yang sebenarnya memenuhi syarat tetap mendapatkan bantuan. Hal ini menjadi perhatian karena adanya perubahan desil dan proses pemutakhiran data penerima.

"Kenapa dua gelombang? Karena saya memberikan arahan jangan sampai ada yang berhak untuk menerima, tetapi karena adanya perubahan desil dan sebagainya sehingga tidak menerima," katanya.

2. Sebanyak 661.209 murid telah masuk dalam gelombang pertama

Gubernur Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Pramono Anung menyalurkan bantuan pendidikan melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I Tahun 2026. (dok. Pemprov DKI Jakarta)

Pramono menjelaskan, sebanyak 661.209 murid telah masuk dalam gelombang pertama penerima KJP Plus tahap dua 2026. Total anggaran yang disiapkan untuk penerima dalam gelombang tersebut mencapai sekitar Rp1,5 triliun. Dari jumlah tersebut, sebanyak sekitar 491 ribu merupakan penerima lama yang melanjutkan bantuan, sedangkan 169.643 lainnya merupakan penerima baru.

"Jadi, ini sekaligus saya ingin meluruskan bahwa di Jakarta, kalau selama memenuhi syarat, pasti yang bersangkutan akan mendapatkan KJP tahap dua ini," ujar Pramono.

3. Bantuan harus tepat sasaran

Penyerahan KJP Plus 2025 secara simbolis. (dok. Pemprov DKI Jakarta)

Pramono menegaskan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen memastikan bantuan pendidikan diberikan kepada warga yang tepat sasaran. Namun, proses verifikasi data tidak boleh membuat peserta didik yang memang berhak kehilangan haknya.

"Prinsip kami, memastikan bantuan tepat sasaran dan tanpa menahan hak peserta didik yang datanya sudah valid," katanya.

Dia menyebut, 661.209 penerima pada gelombang pertama merupakan peserta didik yang datanya telah dinyatakan valid dan tidak memiliki persoalan dalam proses verifikasi.

"Jadi, angka 661.209 murid atau mahasiswa tadi adalah yang tidak ada persoalan apa-apa," ujar Pramono.

Curated For You

Editorial Team

Related Article