Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pramono Ungkap Tren Gamis Bini Orang dan Butter Yellow Tanah Abang
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam Ramadan Hijab Fest, Kamis (12/3/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti tren busana muslim terbaru di Tanah Abang, termasuk istilah unik ‘gamis bini orang’ dan warna butter yellow yang sedang populer.
  • Sejumlah pejabat Pemprov DKI ikut meramaikan fashion show dalam Jakarta Hijab Festival 2026, menunjukkan dukungan terhadap perkembangan fesyen muslim lokal.
  • Acara tersebut digelar untuk menghidupkan kembali ekonomi Pasar Tanah Abang, dengan para pedagang melaporkan peningkatan jumlah pembeli meski belum sepenuhnya pulih.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
13 Maret 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengunjungi Pasar Tanah Abang dalam rangkaian Jakarta Hijab Festival 2026. Ia berdiskusi dengan para pedagang dan menyoroti tren busana seperti 'gamis bini orang' serta warna butter yellow yang sedang populer.

kini

Warna butter yellow menjadi tren di kalangan peserta fashion show, sementara kegiatan di Tanah Abang mulai menggeliat kembali dengan meningkatnya jumlah pembeli meski belum sepenuhnya pulih.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap tren busana muslim terbaru seperti “gamis bini orang” dan warna butter yellow saat menghadiri kegiatan Jakarta Hijab Festival 2026 di Pasar Tanah Abang.
  • Who?
    Pramono Anung bersama para pedagang Pasar Tanah Abang, sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta peserta fashion show yang menampilkan busana muslim.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, dalam rangkaian acara Jakarta Hijab Festival 2026.
  • When?
    Acara digelar pada Jumat, 13 Maret 2026, dengan kehadiran Gubernur DKI Jakarta dan sejumlah pejabat daerah.
  • Why?
    Kegiatan ini bertujuan untuk memeriahkan festival hijab sekaligus menghidupkan kembali aktivitas ekonomi dan meningkatkan penjualan bagi pelaku UMKM di kawasan Tanah Abang.
  • How?
    Festival diselenggarakan melalui pameran dan fashion show yang melibatkan pejabat serta pedagang lokal; pengunjung menunjukkan antusiasme terhadap tren busana baru dan warna populer butter yellow.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN TimesTren busana muslim terus berubah, bahkan memunculkan istilah unik seperti “gamis bini orang” hingga warna butter yellow yang kini sedang populer.

Hal ini diungkap Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat berbincang dengan para pedagang di Pasar Tanah Abang dalam rangkaian Jakarta Hijab Festival 2026.

"Sekarang ini tadi ketika saya berdiskusi dengan para penjual ada tren baru. Saya juga baru tahu namanya gamis bini orang. Coba ada nggak yang di sini sudah pakai gamis bini orang? Nggak ada?" ujar Pramono di Pasar Tanah Abang, Jumat (13/3/2026).

1. Warna butter yellow

Ilustrasi Ramadan Hijab Fest di Tanah Abang, Kamis (12/3/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Selain model busana, ia juga menyoroti warna-warna yang tengah tren dalam dunia fesyen muslim. Salah satunya adalah warna butter yellow yang menurutnya banyak dikenakan peserta fashion show tersebut.

"Dan warna-warninya adalah warna-warni yang sekarang lagi tren. Beberapa tadi saya lihat memakai yang disebut dengan butter yellow. Ada yang tahu butter yellow nggak? Ini kan yang lagi ngetren banget," katanya.

2. Sejumlah pejabat ramaikan fashion show

Ilustrasi Ramadan Hijab Fest di Tanah Abang, Kamis (12/3/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Pramono mengaku terkejut melihat keberanian sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang ikut berjalan di panggung fashion show. Beberapa di antaranya bahkan merupakan direktur rumah sakit milik pemerintah daerah.

"Intinya saya sungguh merasa terkejut dan memberikan apresiasi kepada Saudara-saudara sekalian," ujarnya.

3. Hidupkan ekonomi Pasar Tanah Abang

Ilustrasi Ramadan Hijab Fest di Tanah Abang, Kamis (12/3/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Menurut Pramono, kegiatan tersebut digelar bukan sekadar hiburan. Acara ini sengaja dibuat untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di Tanah Abang, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia mengatakan para pedagang yang ditemuinya mengakui bahwa jumlah pembeli mulai meningkat meski belum sepenuhnya pulih seperti sebelumnya.

"Tadi begitu saya masuk, saya menanyakan para pedagang yang ada. Mereka rata-rata mengatakan bahwa memang sudah ada perbaikan. Ada peningkatan. Orang belanja ke Tanah Abang kembali. Tetapi belum maksimal. Dan mereka mengharapkan bahwa Pemerintah DKI Jakarta hadir untuk itu," katanya.

Editorial Team